Monetisasi Blog

Hal yang Membuat Blog Kamu Tidak Menghasilkan Uang

Hal yang Membuat Blog Kamu Tidak Menghasilkan Uang

Hampir semua blogger yang baru memulai mencari uang dari blog begitu bersemangat.

Mereka mulai menulis artikel, mempromosikan blog, memasang iklan, melakukan optimasi SEO dan sederet langkah lain yang diperlukan, dengan satu tujuan: uang!

Namun, ternyata setelah beberapa bulan berjalan, mereka melihat kenyataan bahwa blog mereka tidak menghasilkan apa-apa, jikalau pun menghasilkan uang, nilainya sangat jauh dari harapan.

Sehingga mereka mulai mengajukan pertanyaan: kenapa blog saya tidak menghasilkan uang? Sebuah pertanyaan yang paling sering diajukan para blogger pemula.

Melengkapi tulisan saya sebelumnya, kenapa tidak semua blogger menghasilkan banyak uang, melalui tulisan ini saya mencoba menjawab pertanyaan ‘besar’ di atas. Yaitu, kenapa blog saya tidak menghasilkan uang?

Lihat juga bagaimana cara mendapatkan uang dari blog

Sejauh ini saya mencatat ada 8 hal yang paling banyak membuat sebuah blog tidak menghasilkan ‘apa-apa’. Inilah kedelapan hal tersebut:

23 Hal yang Membuat Blog Kamu Tidak Menghasilkan Uang

1. Trafik yang rendah

Ini adalah hal yang paling utama. Trafik! Kamu tidak mungkin bisa menghasilkan uang jika tidak ada atau sangat sedikit orang yang mengunjungi blog Kamu.

Jalan keluarnya? Beri perhatian lebih untuk mendatangkan lebih banyak pembaca untuk blog Kamu.

2. Sumber Trafik

Selain masalah jumlah trafik, sumber trafik pun ternyata sangat berpengaruh terhadap pendapatan blog. Sumber yang berbeda akan memiliki karakteristik berbeda pula terhadap metode yang dipilih sebagai sumber pendapatan blog. Seperti yang pernah saya jelaskan dalam pengaruh sumber trafik terhadap penghasil blog, ada 3 jenis sumber trafik utama, yaitu: trafik dari pembaca pelanggan setia, trafik dari mesin pencari dan trafik dari referal, ketiganya memiliki karakteristik yang berbeda.

3. Penempatan iklan yang kurang tepat

Penempatan iklan yang kurang tepat menjadi salah satu faktor yang juga menyebabkan sebuah blog gagal memaksimalkan pendapatan.

Yang paling sering terjadi adalah memenuhi seluruh blog dengan banyak iklan. Bukankah sangat menjengkelkan melihat begitu banyak iklan memenuhi seluruh ruang blog?

Namun, adakalanya juga terjadi sebaliknya, yaitu seorang blogger ‘takut’ untuk memperlihatkan iklannya kepada pengunjung dengan menaruhnya di tempat yang ‘tersembunyi’ sehingga otomatis pendapatan pun akan berkurang.

Tempatkan iklan di tempat semestinya iklan berada, tanpa harus mengganggu kenyamanan pengunjung. Penempatan iklan yang tepat, ditambah dengan desain iklan yang baik, akan menaikkan pendapatan blog secara signifikan.

4. Topik

Ini masih ada kaitannya dengan sumber pendapatan yang dipilih. Sebagai contoh, kita mengandalkan program PPC seperti Adsense, misalnya, sebagai sumber pendapatan blog, maka ada topik-topik tertentu yang tidak begitu efektif dalam menjalankan program Adsense ini. Topik Agama misalnya, adalah salah satu topik yang tidak cocok untuk menjalankan Adsense.

Jika tulisan kita tentang topik yang tidak komersil, maka itu sama saja dengan membatasi sumber pendapatan. Cari topik yang dicari banyak oleh pengiklan, misalnya.

5. Konten tidak berkualitas

Kamu harus membuat konten berkualitas dan unik untuk mendapatkan trafik dan popularitas dan memenangkan persaingan di ‘dunia blogging’. Siapa yang akan membaca blog Kamu jika isinya adalah hasil copas dari blog lain?

Lihat juga : Cara Mendapatkan Uang dari Youtube

6. Tidak mempromosikan halaman yang memiliki trafik dan penghasilan tertinggi dengan baik

Banyak blogger tidak begitu memperhatikan hal yang satu ini, dan gagal mengidentifikasi halaman blognya yang mana, yang memberikan trafik atau penghasilan tertinggi.

Beri perhatian khusus pada artikel pilar Kamu. Promosikan lebih halaman tersebut, melalui sosial media misalnya. Lakukan langkah SEO khusus untuk mendongkrak SERP halaman-halaman tersebut. Pada akhirnya, pendapatan Kamu akan meningkat.

7. Menyerah sebelum waktunya

Sesungguhnya tidak ada waktu untuk menyerah, karena sekali kita menyerah, maka selesailah sudah semuanya. Tapi kenyataannya, banyak blogger merasa ‘frustasi’ begitu melihat blognya tidak menghasilkan seperti yang diharapkan.

Ingatlah satu hal, Kamu tidak akan bisa menghasilkan banyak uang dalam waktu singkat dari blog. Saya selalu melihat mereka yang sukses, adalah mereka yang mampu bertahan, paling tidak di satu tahun pertama. Mencari uang dari blog, bukan jalan cepat, beri waktu pada diri sendiri untuk memetik hasil di tahun depan.

8. Tidak konsisten

Mengupdate artikel sebulan sekali? Sama sekali tidak akan bekerja. Blog yang berhasil adalah blog yang secara konsisten menyajikan artikel baru teratur dalam rentang waktu yang relatif pendek, basis harian adalah yang terbaik.

Jika Kamu memiliki kesibukan lain, manfaatkan fitur schedule untuk 3 hari ke depan dengan menyiapkan 3 artikel Kamu. Baca: Maaf, Ini Posting Darurat!

9. Menjadi orang kebanyakan

Hal ini memang agak sulit, terutama bagi mereka yang baru memulai ngeblog. Bingung memilih topik, desain, gaya penulisan dan sebagainya, sehingga akhirnya terjebak mengikuti tren orang kebanyakan.

Satu hal yang selalu berlaku: orang-orang menyukai ‘keunikan’. Kamu harus menyiapkan strategi menyajikan konten yang unik. Beranilah untuk berbeda! Beranilah untuk keluar dari ‘kebiasaan’, yakin Kamu akan mendapatkan perhatian lebih dari pengunjung blog Kamu.

10. Yang ada di isi kepala Kamu hanyalah uang

Ini yang menyebabkan blog Kamu belum menghasilkan uang berikutnya. Jika Kamu memulai blogging dengan mengharap langsung mendapatkan uang dengan cepat, maka Kamu tidak akan mendapatkan apa-apa.

Di awal perjalanan, Kamu harus memfokuskan perhatian terhadap pembaca dan pengunjung blog Kamu. Kerahkan segenap energi kreatif Kamu untuk membantu orang lain, untuk memberi manfaat dan berpengaruh baik terhadap kehidupan seseorang.

Sebuah blog yang mampu memberi pengaruh dan dampak yang baik terhadap cara hidup orang-orang, akan sangat mudah dimonetisasi dan mendatangkan uang.

Sebaliknya, blog yang tidak memberi dampak apapun, tidak memberi manfaat yang nyata bagi kehidupan, akan sangat sulit untuk bisa menghasilkan uang, sekeras apapun usaha yang Kamu lakukan.

Intinya, beri perhatian terhadap orang-orang, bukan kepada uang. Maka uang akan mengikuti dengan sendirinya.

Ngeblog adalah masalah ‘gairah’. Lakukanlah itu karena memang Kamu menyukainya, bukan karena uang menari-nari di pelupuk mata Kamu.

Percayalah semakin kita tidak memikirkan uang, semakin mereka mendatangi kita dengan deras. Jaga selalu agar pembaca Kamu ‘senang’. Buatlah komunitas setia yang mencintai Kamu. Hal itu akan bermanfaat untuk jangka panjang. Dan ngeblog memang adalah investasi jangka panjang.

11. Kamu belum memiliki produk

Loh? Saya tidak ingin jualan barang kok, saya hanya ingin mengelola blog dengan menulis konten disana, bukan ingin berjualan barang!

Oke, jangan salah paham. Ya betul, konten. Itulah produk Kamu. Konten atau artikel adalah produk bagi seorang blogger.

Seperti di dunia nyata, jika Kamu ingin menghasilkan uang, Kamu harus memiliki produk untuk dijual. Tapi sayangnya banyak orang tidak menerapkan prinsip yang sama di dunia online.

Kamu telah menghabiskan waktu beberapa jam untuk membuat blog baru, telah memposting 10 artikel, itu belum bisa dikatakan Kamu telah memiliki produk. Sampai disini Kamu baru sebatas mengikuti instruksi dasar bagaimana membuat blog, lalu menghabiskan beberapa hari untuk menulis 10 artikel.

Blog baru dengan 10 artikel, masih jauh bisa dikatakan sebagai produk ataupun sebuah layanan. Bukankah saya telah bekerja dan bersusah payah? Tentu. Kamu telah melakukan sesuatu, Kamu telah mengeluarkan ‘keringat’ membuat blog, serta telah memeras otak untuk menulis kontennya.

Betul. Tapi tidak ada menyuruh Kamu! Tidak ada yang meminta Kamu untuk menuliskan pengalaman liburan Kamu di Bali. Tidak ada yang menyuruh Kamu untuk menulis situs-situs favorit Kamu. Tidak ada!

Membuat blog dan mengisinya dengan berbagai konten, bukanlah sebuah produk. Sebuah blog baru bisa dikatakan telah memiliki produk, HANYA ketika Kamu telah menyajikan konten yang diharapkan, dicari dan diinginkan oleh orang lain.

Bahkan, bila Kamu mampu membuat artikel terbaik sejagat raya, tidak akan banyak berguna, jika tidak ada orang yang mencarinya, menginginkannya dan membacanya! Butuh waktu dan proses guna merubah blog Kamu menjadi sebuah produk yang layak untuk dijual.

Orang mengunjungi blog Kamu, karena mereka menginginkan konten Kamu, produk Kamu! Milikilah dulu sebuah produk, uang akan datang dengan sendirinya.

12. Kekecewaan di awal perjuangan

Jika Kamu berharap dan berpikir dapat menghasilkan uang sejak hari pertama Kamu blogging, berarti Kamu sedang menyiapkan diri untuk kecewa. Saya pun demikian. Untungnya saya segera menyadari, bahwa itu sesuatu yang salah.

Seperti yang pernah saya alami, di awal ‘perjuangan’, akan butuh ratusan jam untuk membuat blog Kamu menjadi lebih baik dan bisa menyajikan konten yang bagus.

Jika Kamu melakukannya semata demi uang, jika setiap menit yang Kamu habiskan untuk blogging dihitung sebagai jam kerja yang harus dibayar, maka yang akan Kamu dapatkan pasti hanya sebuah kekecewaan.

Jangan berharap mendapatkan hasil dengan cepat. Jangan biarkan diri Kamu tenggelam dalam kekecewaan yang tidak perlu. Semua hanya sekedar butuh waktu.

13. Tidak mematuhi aturan

Hal berikutnya yang mungkin menjadi alasan kenapa blog Kamu belum juga mendatangkan uang adalah karena ketidakpatuhan Kamu sendiri.

Kamu mungkin berpikir bahwa internet adalah sebuah dunia yang bebas. Kamu bebas untuk berbicara apa saja. Kamu bebas untuk menulis apa saja. Pokoknya Kamu bebas melakukan apa saja.

Kamu salah!

Ketika mendapatkan akun afiliasi atau akun periklanan (semisal Adsense), Kamu sedang menjalin sebuah kesepakatan. Kamu sedang berada pada sebuah perjanjian bisnis!

Saya masih melihat, banyak orang membuat blog baru, lalu beberapa hari kemudian membuka akun Adsense. Mereka pun mulai memenuhi blog mereka dengan iklan, tanpa benar-benar membaca dan mengerti TOS (term of service), yang berisi perjanjian dan aturan dalam menjalankan Adsense.

Adsense memiliki aturan yang harus dipatuhi, tentang konten apa yang boleh dan tidak, dimana iklan ditempatkan, berapa banyak iklan yang boleh dipasang dan lain sebagainya. Jika Kamu melanggar peraturan tersebut, Kamu akan diputus secara sepihak oleh Adsense sebagai mitra. Hal yang sama juga berlaku untuk program sejenis lainnya.

Intinya, kita tidak boleh melanggar peraturan. Kita sedang menjalin sebuah kontrak kerjasama bisnis dengan mereka. Apa kira-kira yang akan Kamu lakukan, ketika menjalin kerjasama dengan seorang teman, kemudian teman tersebut melanggar perjanjian yang telah disepakati?

Banyak orang belum mampu mendapatkan uang dari blog mereka karena hal ini. Taati peraturan, itu cara yang benar menghasilkan uang dari blog Kamu.

14. Blog Kamu mungkin dianggap spam

Ketika orang baru pertama kali mengunjungi sebuah situs, dan menemukan bahwa situs tersebut penuh dengan iklan, apa yang dipikirkan? Orang akan mudah curiga sekaligus bertanya, apakah situs ini ingin membantu saya, atau hanya sebatas menginginkan uang dari saya?

Internet penuh dengan situs-situs yang ingin ‘meminta’ tanpa berusaha untuk ‘memberi’. Situs semacam ini hanya sebuah tempat pemasangan iklan, sedikit sekali atau bahkan tidak ada nilai lebih untuk pengunjung. Orang-orang membenci situs semacam ini, dan mereka akan dengan cepat menekan tombol back segera setelah melihatnya kurang dari 1 detik!

Jika Kamu memasang iklan atau menawarkan produk, sementara blog Kamu tergolong masih baru dan belum dikenal baik, akan mudah orang menjadi salah persepsi. Mereka akan menganggap blog Kamu sebagai spam.

Di awal-awal blogging, Kamu melakukan promosi mengenalkan blog Kamu. Kamu mengatakan melalui berbagai media sosial bahwa blog Kamu penuh dengan informasi bermanfaat. Orang belum mengenal Kamu. Mereka tentu saja tidak akan percaya begitu saja.

Kemudian karena penasaran mereka mulai mengunjungi blog Kamu. Ternyata yang mereka temukan hanyalah sebuah blog yang dipenuhi berbagai iklan atau penawaran suatu produk, dengan desain yang buruk. Sudah pasti mereka akan menganggap blog Kamu sebagai spam.

Yang menjadi permasalahan utama adalah: Kamu belum mendapatkan kepercayaan! Di awal-awal, orang-orang mengunjungi blog Kamu, karena ‘diminta’ oleh Kamu. Tapi siapa Kamu? Kenapa saya harus mempercayai Kamu? Di awal-awal, Kamu bukan siapa-siapa. Kamu bukan apa-apa di antara jutaan blogger lainnya di dunia! Dan tidak ada satupun yang mempercayai Kamu.

Hanya setelah Kamu berhasil membangun trust. Hanya setelah blog Kamu mulai dibicarakan dan diapresiasi. Kamu baru mulai dapat menghasilkan uang dari blog Kamu. Orang yang datang setelah mendengar kabar baik mengenai blog Kamu, tidak akan memiliki perasaan curiga. Mereka percaya, karena reputasi Kamu.

Ada perbedaan yang sangat besar antara mereka yang mengunjungi blog Kamu karena mendengar informasi bahwa blog Kamu ‘luar biasa’, dengan mereka yang berkunjung karena Kamu memohon kepadanya.

15. Tidak memiliki waktu yang cukup

Blogging adalah salah satu kegiatan yang sangat menyita waktu. Mulai dari menyiapkan, riset, sampai menulis artikel yang berkualitas. Belum lagi, optimasi SEO, menjawab pertanyaan dari pembaca, memoderasi komentar, berkomentar di blog lain, memenej akun sosial media, dan banyak lagi lainnya.

Jika kita ngeblog hanya dengan memanfaatkan waktu luang seadanya, menurut saya akan sangat sulit untuk sukses menghasilkan banyak uang. Saya melihat mereka yang sukses dengan blog mereka, adalah mereka yang mendedikasikan waktu secara maksimal untuk mengurus blog mereka. Ngeblog untuk mencari uang, bukan perkara mudah, dibutuhkan komitmen waktu yang tinggi.

16. Melupakan tujuan utama dari ngeblog

Saking semangatnya mencari uang, sampai melupakan tujuan utama dari sebuah blog, yaitu memberikan informasi yang bermanfaat untuk para pembaca.

Terlalu fokus mencari, mengolah dan melakukan optimasi iklan, afiliasi, SEO, dan seabrek hal lain yang menurut kita akan membantu mendatangkan uang, dengan melupakan penyajian artikel yang berkualitas dan bermanfaat. Sungguh, itu tidak akan mendatangkan kesuksesan yang besar.

17. Sumber Pendapatan

Metode yang dipilih sebagai sumber pendapatan blog, akan sangat mempengaruhi seberapa besar hasil yang didapatkan. Ini kenyataan, bahwa memang blog yang satu cocok menjalankan metode tertentu, dan blog yang lainnya lebih cocok untuk metode lainnya.

18. Umur Blog

Semakin tua, semakin berisi kata pepatah, begitu pula dengan sebuah blog. Tidak dipungkiri mungkin ada blog baru yang dapat melesat cepat sukses mendapatkan banyak uang, namun saya melihat untuk menjadi sukses, diperlukan waktu yang cukup. Ada beberapa hal mengapa faktor usia blog ini berpengaruh.

  • Jumlah konten. Blog yang mampu menghasilkan uang dengan baik, adalah blog yang memiliki informasi cukup untuk disajikan kepada pembaca. Dan ini akan berkaitan dengan jumlah artikel di dalamnya, dan tentu saja, berkaitan dengan berapa lama usia blog tersebut. Sulit bukan kita membuat 100 artikel dalam satu minggu?
  • Search Engine Optimization. Meski banyak pakar SEO mengatakan mampu membuat blog baru memenangkan ranking di SERP (dan saya tahu mereka bisa), namun tetap menurut saya untuk menjadi nomor satu di hasil pencarian dalam jangka panjang adalah memerlukan waktu, karena akan berkaitan dengan jumlah artikel, popularitas dan sebagainya.
  • Reputasi. Untuk yang satu, saya kira sudah sangat jelas, bahwa dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun sebuah reputasi dan pengakuan. Pembaca butuh pembuktian konsistensi dan kompetensi kita di bidang yang kita geluti, dan itu jelas memerlukan waktu untuk berkembang.

19. Iklan Pop-Up

Ini adalah salah satu yang paling saya ‘benci’ dan paling mengganggu ketika saya membaca sebuah blog. Jika blog Kamu menampilkan iklan dalam bentuk pop-up, Kamu bisa memastikan kalau saya tidak akan kembali mengunjungi blog Kamu lagi. Menurut saya, iklan pop-up ini selain sangat mengganggu kenyamanan pengunjung blog, juga hanya menghasilkan sangat sedikit uang.

Apakah Kamu rela kehilangan pembaca demi uang yang tidak seberapa?

20. Loading iklan yang lambat

Ketika saya mengunjungi sebuah blog dengan iklan yang lambat, saya biasanya kehilangan kesabaran, dan segera menekan tombol back atau mencari blog lain yang lebih cepat. Saya yakin banyak orang yang merasakan hal yang sama seperti saya.

Periksalah secara berkala, apakah iklan di blog Kamu cukup cepat diload, jika tidak, buang saja iklan tersebut, karena hanya akan membuat blog Kamu ‘mati’ perlahan-lahan.

21. Memasang iklan dari semua jaringan periklanan

Ini pun sering saya lihat pada banyak blog, mereka sepertinya ‘ingin cepat kaya’, dengan memasang semua iklan dari berbagai layanan yang mungkin. Google Adsense, Chitika, Bidvertiser, Shopping Ads, Kontera dan banyak lagi lainnya, dipasang sekaligus dalam satu blog.

Wowww……, ini bukan saja memberi pengalaman yang buruk. Lebih jauh, ketika blog Kamu dipenuhi berbagai iklan, maka tidak akan ada yang tertarik untuk mengklik iklan tersebut, percalayah! Dengan kata lain, berarti Kamu kehilangan sumber pendapatan.

Jadi, buanglah iklan yang kurang memberi hasil, pasanglah iklan dari satu program saja. Saya pernah membahas hal ini dalam kerugian memasang banyak iklan.

22. Terlalu banyak review berbayar

Paid review memang salah satu sumber penghasilan bagi blogger yang cukup bisa diandalkan, apalagi jika blog Kamu memiliki PR yang cukup tinggi, maka Kamu bisa mendapatkan uang lebih.

Ada banyak layanan paid review seperti ReviewMe, PayperPost, Sponsored Review dan lain sebagainya. Yang jadi masalah adalah jika Kamu terlalu banyak membuat posting review berbayar ini.

Ambil contoh Payperpost membolehkan Kamu membuat review sebanyak 3 postingan per hari, jika Kamu mengambil semuanya, maka blog Kamu akan tampak lebih mirip seperti “jurnal review berbayar”, tidak menginspirasi, tidak menarik dan dalam jangka panjang akan dengan cepat kehilangan pembaca. Jika Kamu mengikuti program review berbayar ini, 1 atau 2 postingan per minggu sudah lebih dari cukup.

23. Review yang tidak relevan

Bila Kamu mengikuti program paid review, Kamu akan disuguhi tawaran untuk mereview situs atau produk yang tidak ada hubungannya dengan niche blog Kamu, seperti situs game, kasino dan lain-lain.

Memang bayarannya biasanya lebih besar, tapi haruskah kita mengambilnya?

Jika Kamu sering membuat review situs/produk yang tidak relevan, lambat laun akan menghancurkan kredibilitas blog Kamu sendiri. Ujung-ujungnya: blog kita berhenti menghasilkan uang!

Itulah 23 hal yang dapat saya pikirkan, yang akan membuat blog Kamu tidak menghasilkan apa-apa. Jadi jika Kamu berniat bisa menghasilkan uang dari blog, maka hal tersebut di atas harus dihindari.

Mungkin setelah membaca tulisan ini, semakin banyak pertanyaan dalam kepala Kamu, atau bisa jadi Kamu memiliki hal lain untuk melengkapi daftar di atas, mari kita berdiskusi dan berbagi, buatlah kolom komentar menjadi berfungsi. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

16 Komentar