Monetisasi Blog

Cara Mendapatkan Uang dari Blog dengan Menjual Iklan Mandiri

Bagi banyak website atau blog, baik besar atau kecil memilih menjual spot atau menampilkan iklan sebagai sumber pendapatan. Dan kebanyakan mereka memilih cara tercepat dan paling mudah meraih penghasilan dari iklan dengan bergabung dengan ads-network (jaringan iklan), seperti Google Adsense atau alternatif lainnya.

Namun sebenarnya ada alternatif lainnya yang lebih baik, yaitu menjual inventori iklan secara langsung atau yang biasa disebut dengan iklan mandiri.

menjalankan iklan mandiri di blog

Apa itu Iklan Mandiri ?

Iklan mandiri adalah menanyangkan iklan dari perusahaan tertentu langsung di blog /  website kita. Jadi tidak perlu pihak ketiga, kita langsung menawarkan harga slot iklan dan pembayaran langsung ke rekening kita.

Dengan iklan mandiri membuang perantara antara pengiklan (advertiser) dan penayang (publisher), sehingga sebagai pemilik website atau blog, Kamu mendapat seluruh potensi penghasilan secara penuh, tanpa harus berbagi dengan jaringan periklanan.

Berapa Uang uang didapat dengan Menjual Iklan Mandiri

Ini tergantung blog dan topik blog itu sendiri apakah mempunyai target pasar yang bagus. Contohnya blog yang mengulas seperti forex ini berani membayar perbulan hingga 30 juta – 50 juta per slot itupun di rotasi sampai 7 iklan.

Mungkin membayangkan dengan target segitu berat ya apalagi bagi pemula. Nah bagi pemula bisa menerima review produk atau jasa tertentu. Ini biasanya per review mendapatkan 100 ribu – 2 juta semua tergantung dengan kualitas blog Kamu.

Nah sampai sini sedikit ada gambaran yang berapa uang yang dihasilkan dari menjual iklan mandiri.

Berikut ini : Tips Memaksimalkan Pendapatan Blog dari Memasang Iklan

Cara Mendapatkan Uang dari Iklan Mandiri

Agar dapat uang dari iklan mandiri Kamu harus menyiapkan dan melalukan berbagai hal :

  1. Pertama, mendatang trafik sebesar – besarnya ke blog
  2. Kedua, buatlah halaman pasang iklan, agar pengunjung mengetahui bahwa blog Kamu menerima pasang iklan dengan kriteria sesuai yang ada di halaman tersebut.
    Pada tahap ini Kamu harus menentukan metode seperti apa nanti yang digunakan untuk menghitung pembayaran iklan yang dipasang, CPC, CPM, harga tetap ( perbulan ). Tidak hanya itu seperti posisi iklan juga mempengaruhi harga slot iklan mandiri yang akan dijual. Untuk lebih jelas silahkan lihat halaman pasang iklan.
  3. Ketiga, tidak cukup hanya dengan mengandalkan halaman pasang iklan, Kamu harus aktif menawarkan ke pengiklan ( perusahaan ) yang sesuai dengan niche blog Kamu. Contohnya blog Kamu membahas seputar wisata bali. Kamu bisa menawarkan ke perusahaan tour dan travel yang melayani untuk wisata ke Bali. Cukup kontak ke email atau nomor telepon yang tersedia dan tawarkan layanan Kamu.
  4. Keempat, ulangi step 1 sampai 3 sampai uang yang didapat dari menjual iklan mandiri sesuai target.

Tidak tau arti CPC dan CPM lihat : Cara Sederhana Menghitung di Balik CPM dan CPC

Memang semua informasi diatas ini terdengar sangat bagus. Tapi menjual iklan mandiri jauh lebih sulit dan butuh usaha lebih dibanding bergabung dengan salah satu ads-network. Dan nyatanya, menjual iklan secara langsung secara mandiri tidak lah cocok untuk semua orang!.

Lalu pertanyaan yang muncul adalah:

Haruskah saya menjual iklan secara langsung secara mandiri ?

Sebelum Kamu memutuskan segera beralih dari menampilkan iklan dari jaringan periklanan dan siap menyingsingkan lengan baju untuk berusaha menjual iklan mandiri, dan apakah itu layak Kamu perjuangkan atau tidak (paling tidak untuk saat ini), berikut beberapa pertanyaan yang perlu Kamu jawab terlebih dahulu:

1. Apakah Kamu memiliki trafik tinggi ?

Bagi publisher atau blog kecil, menjual iklan mandiri bukan lah sebuah prioritas utama. Dan dalam hal ini, yang jadi pertimbangan adalah trafik serta seberapa besar uang tambahan yang Kamu harapkan jika nanti berhasil menjual iklan mandiri.

Baca juga : Berapa Trafik yang Dibutuhkan untuk Menghasilkan Uang dari Blog 

Mari saya perjelas. Berikut adalah screenshot bagi hasil yang ditawarkan Google Adsense:

bagi hasil google adsense

Seperti kita lihat, untuk produk Adsense for Content, Google memberikan 68% untuk penayang. Dengan kata lain, Google mendapat 32% dari nilai yang dibayarkan pengiklan untuk menampilkan iklan mereka di seluruh jaringan mereka.

Tapi itu adalah sebuah persentase, sedangkan nilai uang sesungguhnya bisa amat berbeda bagi satu publisher dengan publisher lainnya.

Jika misalnya, katakanlah blog Kamu mampu menghasilkan $1.000 sebulan, maka itu berarti Kamu memberi keuntungan sebesar $320 kepada Google setiap bulannya! Dan jika kemudian Kamu berhasil menjual iklan mandiri (dengan asumsi nilai RPM yang sama), maka Kamu mampu mendapat tambahan penghasilan sebanyak $320. Satu angka yang tidak terlalu kecil.

Tapi sebaliknya, jika potensi blog Kamu hanya mampu menghasilkan $100 dengan menampilkan iklan, maka tambahan sebesar $32, masih terlalu kecil dijadikan prioritas utama untuk melakukan upaya ekstra dengan menjual iklan mandiri.

Kesimpulannya:
Jika blog Kamu memiliki trafik cukup tinggi, katakanlah minimal 50.000 pengunjung sebagai patokan dasar, maka Kamu sudah siap memaksimalkan potensi terbaik blog Kamu dengan berusaha menjual iklan secara mandiri.

2. Apakah Kamu memiliki audiens tertarget?

Memang betul, menjalankan ads-network juga butuh audiens tertarget, namun ia tidak sepenting dalam menjual iklan mandiri, karena ads-network biasanya memiliki banyak jenis penargetan dan juga saling mengisi kekurangan satu website dengan lainnya dalam satu jaringan publisher yang besar.

Jika blog Kamu memiliki audiens tertarget dan spesifik maka Kamu memiliki potensi besar untuk sukses menjalankan program iklan mandiri.

Audiens Kamu tidak lah harus terdiri dari orang-orang ‘kaya’ yang siap membelanjakan uang mereka, tapi paling tidak audiens Kamu memiliki ketertarikan lebih pada satu topik atau suatu produk. Sebagai contoh, audiens anak-anak muda yang sangat tertarik pada games, bisa dikatakan bukanlah pembeli potensial terbaik dalam hal belanja online, namun mereka tetap menarik bagi pengembang games untuk dijadikan target iklan mereka.

Kesimpulannya:
Bila blog Kamu memiliki audiens tertarget dan ketertarikan kuat (dan kebiasaan belanja mereka), maka blog Kamu bisa sangat menarik bagi pengiklan untuk dijadikan tempat promosi yang tepat bagi mereka.

3. Adakah pengiklan potensial aktif bagi blog Kamu?

Trafik tinggi dan audiens tertarget memang sangat penting untuk bisa menjual iklan mandiri. Namun itu semua tidak terlalu berarti jika tidak ada pengiklan potensial yang bersedia membelanjakan uang mereka untuk promosi. Untuk sukses menjual iklan secara mandiri, Kamu harus mampu mengenali atau mengidentifikasi klien potensial di mana Kamu menawarkan manfaat untuk mereka.

Betul, secara logika akan selalu ada pengiklan potensial untuk topik (niche) apapun, atau dengan kata lain akan selalu ada seseorang di luar sana yang tertarik memasang iklan di blog Kamu. Tapi itu baru akan relevan, jika mereka terbukti beriklan secara aktif.

Ingat bahwa banyak pelaku bisnis yang tidak memiliki budget besar atau budget khusus untuk kebutuhan beriklan di internet, meski mereka ingin melakukannya.

Masih dengan contoh yang sama seperti di atas, website atau blog tentang games, memiliki banyak sekali pengiklan potensial yang aktif dan gencar mengiklankan produk games atau konsol games yang mereka miliki. Contoh lainnya, topik teknologi gadget juga memiliki potensi yang sama.

Kesimpulan:
Menjual iklan mandiri akan jauh lebih mudah dilakukan bila Kamu memiliki niche di mana terdapat banyak pengiklan yang secara aktif beriklan melalui internet. Sebagai patokan mudah, bila Kamu melihat banyak iklan di mana-mana (di hasil pencarian Google, atau di website lain) pada topik serupa dengan blog Kamu, maka itu bisa jadi pertimbangan bagus Kamu mulai memikirkan untuk menjual iklan mandiri.

Nah, sekarang kembali ke pertanyaan awal: Haruskah saya menjalankan iklan mandiri?

Jika Kamu menjawab YA pada lebih dari satu pertanyaan di atas, maka kemungkinan besar Kamu memiliki peluang lebih baik untuk meningkatkan pendapatan dari blog dengan menjalankan atau menjual iklan secara mandiri.

Jika tidak, maka ads-network mungkin masih merupakan alternatif yang lebih baik, dengan kemudahan dan upaya yang lebih ringan untuk memaksimalkannya.

Giliran Kamu sekarang: apakah Kamu berniat menjual iklan mandiri dalam waktu dekat atau di masa yang akan datang? Apa alasannya? Atau mungkin Kamu telah menjalankannya beberapa lama? Bagikan pengalaman Kamu melalui komentar.

Lebih banyak pilihan : Cara Mendapatkan Uang dari Blog

Dan bila Kamu merasa informasi ini berguna, saya akan sangat berterima kasih bila Kamu mau membagikannya ke teman-teman Kamu. Sukses selalu.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

12 Komentar

  • Kalau misal kita udah maen di adsense . Trus kita maen bareng ama iklan mandiri apa g pengaruh gan ? Kita maen salah satu apa lebih baik 2 2 nya ya gan ?

    • lebih banyak monetize lebih bagus gan, seperti affiliate, banner iklan mandiri dan adsense gak masalah dan lebih bagus. Kalau bisa sekalian jual produk sendiri atau dropship.

  • Cara menentukan tarif iklan mandiri gimana ya gan , misalnya punya UV 5000 per hari berapa harga penawaran spot iklan 300 x 300 ya ?

  • wah untuk mendapatkan iklan mandiri pengunjung minimal 50.000
    banyak sekali, sekarang pengunjung forum saya paling di angka 200 (masih jauh sekali)

  • Enak sebetulnya iklan mandiri. Gak mikir klik dan sangat simpel.

    cuma masalah terbesar adalah cari advertisernya mas. harus pinter ngelobi dan parahnya di indo peminat iklan mandiri masih dominan pada iklan yang kurang disukai google. mksd saya untuk advertisernya.

    hal tersebut berlaku untuk blog dgn trfik 10k kebawah. klo udah 10k keatas, tinggal pasang slot ntar jg ada email masuk dr advertiser ?.

    itu pengalaman saya sih. hehe

  • saya rasa hanya orang-orang tertentu atau blog-blog tertentu yg traffiknya tinggi yg bisa menjual penawaran iklan mandiri. kalau blog yg biasa-biasa saja, mungkin belum kepikiran sampai sih sampai di situ.