Apa Itu Proses Bisnis?

Jika Kamu sudah bepengalaman bekerja di perusahaan maupun mengelola usaha sendiri tentu tidak asing lagi dengan istilah bisnis proses. Pengertian Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Proses bisnis merupakan sistem yang diterapkan oleh perusaaan maupun pelaku usaha untuk mencapai tujuannya. Selain itu, proses bisnis juga dapat diartikan sebagai langkah-langkah yang perlu diterapkan guna menghasilkan nilai bagi pelanggan.

Pengertian Proses Bisnis Menurut Para Ahli :

  • Menurut Hammer dan Champy
    Proses bisnis adalah sekumpulan kegiatan yang mengambil salah satu atau banyak masukan dan menciptakan sebuah keluaran yang berguna bagi pelanggan.
  • Menurut Weske, 2007
    Kegiatan proses bisnis ini dapat dilakukan baik secara manual maupun dengan bantuan sistem informasi.
  • Menurut Rummler dan Brache dalam Siegel (2008)
    Proses bisnis adalah sekumpulan kegiatan dalam bisnis untuk menghasilkan produk dan jasa.
  • Menurut Davenport (1993)
    Aktivitas yang terukur dan terstruktur untuk memproduksi output tertentu untuk kalangan pelanggan tertentu. Terdapat di dalamnya penekanan yang kuat pada “bagaimana” pekerjaan itu dijalankan di suatu organisasi, tidak seperti fokus dari produk yang berfokus pada aspek “apa”. Suatu proses oleh karenanya merupakan urutan spesifik dari aktivitas kerja lintas waktu dan ruang, dengan suatu awalan dan akhiran, dan secara jelas mendefinisikan input dan output.
  • Menurut Monk (2009)
    Proses Bisnis adalah sekumpulan aktivitas yang menerima satu atau lebih masukkan (input) dan menghasilkan keluaran (output) yang bernilai bagi pelanggan.

Mengapa perlu proses bisnis?

Agar semua berjalan secara sinergis untuk mencapai tujuan perusahaan serta kebutuhan terhadap sistem informasi atau sumber daya lainnya dalam mendukung proses bisnis dan aktivitas perusahaan dapat didefinisikan secara jelas.

Lihat juga seberapa pentingnya marketing mix.

Karakteristik Proses Bisnis

Ada beberapa karakteristik dari proses bisnis :

  • Definitif
    Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
  • Urutan
    Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
  • Pelanggan
    Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
  • Nilai tambah
    Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
  • Keterkaitan
    Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
  • Fungsi silang
    Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.

Tipe Proses Bisnis

  • Proses manajemen
    adalah proses yang mengendalikan operasional dari sebuah sistem.
    Contoh : Manajemen Strategis
  • Proses operasional
    adalah proses yang meliputi bisnis inti dan menciptakan aliran nilai utama.
    Contoh : proses pembelian, manufaktur, pengiklanan dan pemasaran, dan penjualan.
  • Proses pendukung
    adalah sebuah proses yang mendukung proses inti.
    Contoh : akunting, rekruitmen, pusat bantuan.

Fungsi Proses Bisnis

  • Membantu manajer dalam mengambil keputusan dalam menangani masalah yang ada selama proses bisnis berlangsung
  • Membantu pelanggan untuk memprediksikan kapan proses bisnis dimulai dan diakhiri ataupun berkelanjutan
  • Membantu para pekerja perusahaan agar mengerti proses apa yang menjadi tugasnya dalam menjalankan proses bisnis

Contoh Bisnis Proses

  • Perusahaan Pengiriman Barang (Ekspedisi )
    Contoh : JNE, J&T, Sicepat, POS
  • Perusahaan Dagang
    Contoh : Penjual / Pemilik Toko Offline maupun Online ( e-commerce )
  • Perusahaan Jasa Transportasi
    Contoh : Gojek, Grab, tour and travel

3 Langkah Efektif Menganalisis Bisnis Proses

1. Bicarakan dengan orang-orang penting

Apabila Kamu telah menentukan proses mana yang akan diperbaiki, maka segeralah diskusikan dengan orang-orang penting. Maksud dari istilah orang-orang penting ialah mereka yang bertanggung jawab atas implementasi dari proses bisnis. Saat membicarakan proses bisnis dengan orang-orang penting sebaiknya tanyakan empat aspek di bawah ini.

  1. Pertama-tama, tanyakan terlebih dahulu mengenai tindakan yang harus dilakukan oleh staf dan atasannya.
  2. Dari banyaknya masukan yang dikemukakan, pilihlah beberapa pendapat terbaik untuk diterapkan pada bisnis Kamu. Misalnya: perusahaan Kamu bergerak di bidang fashion berupa pakaian jadi. Kamu perlu mengetahui sekaligus memilih dimana tempat untuk membeli bahan baku dengan kualitas dan pelayanan terbaik.
  3. Usahakan untuk mengidentifikasi keluaran setiap tugas dan tentukan siapa yang menerimanya. Jika Kamu mengelola sebuah bengkel, maka setiap staf perbaikan sebaiknya mendokumentasikan pekerjaan mereka. Setelah itu, staf perbaikan meneruskan informasi tersebut ke bagian penagihan agar dibuatkan faktur untuk pelanggan.
  4. Apabila Kamu dan staf merasakan adanya inefisiensi proses maka segeralah cari solusi bersama.

2. Temukan perbaikan proses bisnis melalu brainstorming

Brainstorming merupakan sesi tukar pendapat yang melibatkan pihak-pihak pelaku bisnis Kamu. Dalam pelaksanaan kegiatan ini sebaiknya Kamu melibatkan staf dari banyak departemen. Hal ini dikarenakan semakin banyak staf yang terlibat maka informasi mengenai inefisiensi proses akan terungkap dari semua departemen. Langkah ini dapat Kamu lakukan dengan beberapa cara, yaitu:

  1. Buatlah kesimpulan mengenai informasi yang sudah Kamu terima dan sampaikan kepada staf. Mintalah staf Kamu untuk memberikan umpan balik berupa kritik dan saran. Semakin banyak umpan balik yang didapat maka sangat memudahkan Kamu untuk menganalisisnya
  2. Analisis bagaimana bisnis berproses dan apa masalah yang dihadapinya dengan berpedoman pada kritik serta saran staf Kamu.
  3. Perubahan proses bisnis dapat Kamu lakukan bila diperlukan. Beberapa jenis perubahan bisnis yang biasanya sering dilakukan yaitu pengurangan biaya, pengurangan waktu siklus proses, penyederhanaan proses dan peningkatan pelayanan terhadap pelanggan.

3. Buatlah flowchart dari setiap proses bisnis

bisnis-proses-flowchart

Flowchart yang Kamu buat tentu akan sangat membantu dalam menggambarkan proses bisnis. Kamu dapat menggunakan informasi penting yang diperoleh saat diskusi sebagai materi untuk pembuatan flowchart. Dalam membuat flowchart, pastikan bahwa semua langkah proses bisnis Kamu sudah tercantum. Perhatikan cara membuat flowchart di bawah ini agar informasi yang dihasilkan optimal.

  1. Penting untuk Kamu perhatikan bahwa flowchart ini sebaiknya dibuat dengan jelas dan singkat. Jadi, informasi dalam flowchart ini hanya berisi prosedur yang telah ditetapkan dan harus dipatuhi karyawan.
  2. Ada banyak cara yang dapat Kamu terapkan untuk membuat flowchart. Pertama, Kamu dapat menggambarnya secara manual. kedua, Kamu dapat menggunakan berbagai perangkat software yang ada di komputer. Ketiga, Kamu dapat membuatnya memakai aplikasi desain grafis.
  3. Alat ini akan memberikan gambaran sempurna bagi bisnis Kamu apabila pembuatannya dilakukan dengan serius. Hal ini dikarenakan alat inilah yang akan mempermudah identifikasi dan juga perbaikan inefisiensi.
  4. Analisis proses bisnis merupakan kegiatan yang berlanjutan. Jadi, setelah dilakukan perubahan pada beberapa sektor lihatlah kembali apakah hasilnya sudah sesuai ekspektasi atau belum. Jika belum sesuai maka lakukanlah analisis ulang untuk menemukan area-area yang membutuhkan perbaikan.

Menganalisis proses bisnis memang tidak dapat Kamu lakukan sendirian. Kerjasama tim diantara berbagai pihak yang terlibat dalam bisnis ini memang sangat dibutuhkan. Semakin banyak pihak yang terlibat maka identifikasi masalah serta masukan jauh lebih banyak. Kondisi ini dapat memperkaya wawasan Kamu untuk menganalisis proses bisnis dan memutuskan perubahan yang diperlukan.

  •  
  •  
  • 2
Tampilkan Komentar