Cara Memulai Usaha Rental Mobil dengan Modal Kecil Untuk Pemula

Usaha rental mobil memang mempunyai keuntungan yang menggiurkan. Nanum sudahkan Anda tahu cara memulainya. Berikut ini syarat dan langkah – langkah cara memulai membuka usaha rental mobil untuk pemula.

Syarat Mendirikan Usaha Rental Mobil

Berdasarkan di website menpan.go.id, persyaratan usaha rental mobil sebagai berikut :

  • Mengisi formulir permohonan dengan dibubuhi materai Rp. 6.000,-
  • Foto copy KTP Penanggung Jawab.
  • Surat Keterangan Usaha / Domisili Perusahaan / Rekomendasi dari pejabat berwenang.
  • Persetujuan Tetangga sekitar lokasi usaha mengetahui RT/RW, Lurah dan Camat.
  • Surat Kuasa Mengurus Izin (bila pengurusan izin dikuasakan kepada pihak lain).
  • Foto Copy Kartu BPJS.
  • Izin Lingkungan atau (SPPL, UKL/UPL, Amdal).
  • Foto copy Surat Izin Usaha (SIUP dan TDP)
  • Foto copy AKTA Notaris pendirian dan perubahan bila perusahaan berbadan hukum.
  • Foto copy Izin Lokasi dari Pemerintah Kota Bima.
  • Foto copy IMB.
  • Foto kopi bukti kepemilikan/sertifikat tanah atau surat keterangan lain yang sah.
  • Foto kopi Akta pendirian/cabang perusahaan bagi usaha yang berbadan hukum.
  • Surat pernyataaan persetujuan/tidak keberatan dari pemilik tempat atau bukti sewa (bagi tempat usaha yang bukan milik sendiri).
  • Foto STNK Kendaraan
  • Surat Keterangan Memiliki Garasi
  • Rekomendasi teknis.

Pertanyaannya, apaakah untuk rental mobil pribadi juga harus memenuhi syarat diatas. Untuk usaha kecil, yang hanya punya 1 – 2 mobil sepertinya tidak perlu, namun agar usaha lancar dan aman tetap izin terlebih dahulu.

Langkah 1 : Pilih Jenis Mobil yang Banyak Diminati

Dalam memulai usaha rental mobil, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih jenis kendaraannya. Pilihlah jenis mobil MPV yang banyak diminati oleh masyarakat seperti Avanza, Xenia, Innova, dan Gran Max. Mobil MPV diminati masyarakat karena mampu menampung lebih banyak penumpang serta barang bawaan. Setelah memilih mobil, maka tentukan harga sewanya.

Sewa mobil harian atau 6 jam, 24 jam tergantung kondisis. Rata – rata yang mempunyai usaha rental gara sewa semua ada mulai harian, 6 jam, 24 jam bahkan bulanana. Untuk bulanana biasanya dusewakan pada perusahaan.

Langkah 2 : Tentukan Harga Sesuai Pasaran

Harga merupakan sesuatu yang sensitif terutama bagi konsumen Indonesia. Oleh karena itu, dalam menentukan harga sewa Anda tidak boleh melakukannya secara sembarangan. Hal ini dikarenakan Anda juga memiliki kompetitor sesama pemilik usaha rental mobil. Jadi, Anda sebaiknya melakukan riset dan survei terlebih dahulu mengenai harga pasaran sewa mobil yang berlaku.

Langkah 3 : Hindari Membeli Mobil Bekas

Meskipun harganya lebih murah, Anda sebaiknya tidak membeli kendaraan bekas untuk usaha rental mobil. Hal ini bertujuan agar menjamin keamanan dan keselamatan penumpang. Selain itu, membeli mobil bekas juga akan mengeluarkan banyak biaya perawatan. Sebaliknya, apabila Anda membeli mobil baru maka biaya perawatan dapat lebih dihemat karena mesin masih dalam kondisi prima.

Langkah 4 : Beli Mobil Secara Kredit

Jika Anda tidak memiliki modal untuk membeli mobil baru secara tunai, maka belilah kendaraan tersebut dengan sistem kredit. Kemudian, untuk biaya cicilan per bulannya Anda dapat mengambil sebagian dari pendapatan sewa mobil. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa terbebani dengan cicilan per bulan yang harus dibayar.

Langkah 5 : Buat Syarat dan Ketentuan Sewa

usaha rental mobil memang memiliki risiko yang cukup tinggi. Salah satunya adalah mobil yang disewa dibawa kabur atau tidak dikembalikan. Oleh karena itu, Anda perlu membuat peraturan sewa menyewa yang ketat. Anda dapat meminta penyewa untuk meninggalkan KTP maupun SIM dan menandatangani surat perjanjian. Anda juga bisa memasang GPS untuk memantau posisi mobil.

Langkah 6 : Daftarkan Mobil ke Perusahaan Asuransi

Risiko lain yang mungkin akan Anda hadapi saat usaha rental mobil adalah terjadinya kerusakan. Kerusakan dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti kecelakaan, hilang, bencana alam, dll. Oleh karena itu, untuk meminimalisir risiko ini maka daftarkanlah mobil yang Anda rentalkan. Dengan demikian, apabila terjadi kerusakan mobil maka biaya perbaikannya akan ditanggung pihak asuransi.

Langkah 7 : Pilih Lokasi Usaha yang Strategis

Pemilihan lokasi usaha yang strategis sangat penting bagi keberlangsungan usaha sewa mobil Anda. Lokasi yang strategis adalah berada di jalan yang ramai serta aksesnya mudah untuk dijangkau. Kriteria lokasi usaha yang demikian ini akan membuat usaha Anda semakin berkembang. Hal ini dikarenakan direct marketing dapat bekerja langsung dan otomatis.

Langkah 8 : Promosikan Usaha Anda

Promosi usaha merupakan aspek terpenting dalam usaha rental mobil yang Anda miliki. Anda dapat melakukan strategi promosi mulai dari orang terdekat, sosial media maupun website. Untuk promosi saat ini gampang sekali apalagi promosi secara online. Di samping itu, Anda juga dapat bekerja sama dengan pihak hotel untuk menawarkan usaha yang dimiliki kepada para tamu. Kedua cara ini tentu sangat efektif untuk memperluas pasar usaha Anda.

Langkah 9 : Kelola Keuangan dengan Baik

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan ketika akan memulai usaha sewa mobil adalah pengelolaan keuangan. Apabila Anda mampu mengelola keuangan sendiri maka lakukanlah dengan baik. Namun, jika Anda tidak dapat mengelolanya secara mandiri maka dapat menyewa jasa akunting atau menggunakan berbagai software akuntansi.

Memulai usaha rental mobil dengan modal kecil ternyata memungkinkan untuk Anda lakukan asalkan memiliki ketekunan, kerja keras juga konsistensi. Ketiga aspek tersebut nampaknya merupakan kunci utama menjalankan semua usaha termasuk sewa mobil. Di samping itu, agar usaha sewa mobil Anda makin berkembang maka tidak ada salahnya jika mencoba menerapkan kesembilan tips di atas.

Baca Lebih Banyak Seputar : Usaha