Blogging Dasar

Ingin Berhenti Blogging? Tunggu: Baca Dulu Artikel Ini!

Apakah Anda merasa lelah mengelola blog? Apakah Anda berpikir untuk berhenti saja dari kegiatan blogging, karena belum mendapatkan hasil seperti yang diharapkan?

Memang, seringkali seorang blogger merasa frustasi mendapati kerja kerasnya selama ini belum membuahkan hasil seperti diidamkan sebelumnya.

Dan yakinlah, bukan hanya Anda yang mengalami hal tersebut, saya pun pernah mengalaminya.

Bahkan saya berani bertaruh, hampir semua blogger (paling tidak sekali sepanjang karir bloggingnya), pernah dihinggapi perasaan, bahwa segala usahanya sia-sia belaka, dan godaan untuk berhenti ngeblog demikian besarnya.

Yang membedakan adalah, ada yang menyerah dan benar-benar berhenti, ada juga yang terus maju dan akhirnya menggapai kesuksesan, dan saya memilih ikut barisan yang kedua.

Sebelumnya saya pernah menulis 6 alasan bagus mengapa Anda tidak boleh berhenti blogging, tapi kali ini saya ingin menyampaikan cara bagaimana Anda menghadapi masa-masa kritis dalam karir Anda sebagai blogger. Agar terus maju, tidak menyerah, dan pada akhirnya sukses mencapai tujuan sebagai blogger yang sukses.

Jadi jika saat ini, mulai terbetik dalam pikiran untuk menyerah dan berhenti blogging, inilah yang bisa Anda lakukan:

1. Menulislah setiap hari

Dalam blogging, konsistensi adalah kunci. Menulislah sesering mungkin, agar kemampuan dan keterampilan menulis Anda tidak menjadi tumpul. Seperti keahlian lainnya, menulis pun sama, jika tidak dipergunakan dalam beberapa waktu, maka akan tumpul, kaku, dan tidak produktif.

Yang saya maksud menulislah setiap hari, bukan berarti Anda harus membuat posting setiap hari, meskipun itu adalah yang terbaik jika Anda mampu. Tapi yang saya maksud disini adalah, bagaimana menjaga agar Anda tetap menulis, meskipun hanya beberapa kalimat bebas yang ada dalam pikiran Anda.

Bisa juga dengan menulis sedikit demi sedikit suatu artikel panjang. Luangkan waktu, paling tidak setengah jam untuk menulis. Tuangkan saja apa yang ada dalam kepala Anda. Jangan buat diri menjadi sulit, jika memang tidak bisa menyelesaikannya, besok bisa dilanjutkan kembali.

Tidak peduli sesedikit apapun Anda menulis, yang penting Anda tetap menulis! Karena itu modal dasar menjadi blogger sukses. Menulis, menulis, menulis, meski sedikit akan banyak membantu menjauhkan Anda dari sikap malas.

2. Disiplin mengikuti jadwal

Coba terka: apa yang membuat seorang blogger sukses? Mereka membuat jadwal untuk diri sendiri dan blognya, dan mereka mengikuti jadwal tersebut dengan sebaik-baiknya.

Jika saat ini Anda belum memiliki jadwal tetap untuk blog Anda, sudah saatnya Anda membuatnya. Tentukan berapa artikel yang Anda buat setiap minggunya? Berapa jam Anda luangkan untuk blog Anda setiap harinya? Berapa jam untuk menulis? Berapa jam untuk riset? Dan lain sebagainya.

Jika Anda bukan tipe orang yang bisa mengikuti jadwal secara ketat, camkan saja satu hal: “Setiap hari, lakukan apapun terhadap blog Anda!”

Itu artinya, Anda sedang terus mengembangkan, menumbuhkan, dan menambah nilai terus menerus bagi blog Anda tersebut.

Jadi, jika Anda online setiap hari, tapi hanya melakukan blogwalking, berkomentar di banyak blog lain,ย surfing kemana-mana, menambahkan teman di facebook, nge-tweet di twitter, atau hanya chatting berjam-jam lamanya, sementara Anda tidak melakukan apapun bagi blog Anda, sudah saatnya Anda harus lebih mendisiplinkan diri Anda sendiri. Sudah saatnya Anda membuat jadwal sebagai seorang blogger sukses.

Blogwalking itu perlu, berkomentar di blog lain juga penting, tapi itu semua tidak berarti apa-apa jika Anda tidak menulis konten di blog Anda sendiri. Blog Anda adalah prioritas utama. Sebelum melakukan kegiatan online lainnya, lakukan dulu sesuatu untuk blog Anda.

3. Lihat apa yang telah Anda raih, bukan apa yang belum Anda dapatkan!

Jika Anda ingin berhenti blogging, karena merasa blog Anda belum tidak mencapai seperti harapan, saatnya Anda merubah perspektif, cara pandang Anda sendiri.

Coba ingat kembali bagaimana Anda dulu pertama kali ngeblog. Bagaimana saat pengetahuan Anda saat itu? Masih ingatkah bagaimana rasanya ketika pertama kali mendapatkan komentar mengapresiasi tulisan Anda? Masih ingatkah bagaimana Anda merasa ‘takjub’ mendapatkan pengunjung yang berlangganan artikel Anda?

Itu adalah pencapaian-pencapaian penting dalam karir Anda sebagai blogger. Coba, pikirkan berapa banyak yang telah Anda raih selama ini. Biarkan hal itu menjadi penyemangat Anda terus maju.

Ingatlah selalu, bahwa sebuah perjalanan panjang, selalu diawali dengan satu langkah kecil. Ingat bahwa setiap pencapaian besar selalu terdiri dari pencapaian-pencapaian kecil sepanjang perjalanan.

Sekali lihat apa yang telah Anda raih saat ini sebagai seorang blogger, Anda akan kaget, betapa banyak hal yang telah Anda dapatkan dan layak dibanggakan!

4. Baca kisah mereka yang telah sukses

Membaca kisah-kisah sekaligus cara mereka yang telah berhasil, selalu dapat memberi inspirasi. Pada saat-saat galau, ketika frustasi melanda, dan Anda ingin berhenti dan menyerah, cobalah kunjungi blog-blog mereka yang telah sukses. Anda akan dapat tenaga baru. Paling tidak itu yang saya rasakan. Saya selalu berpikir, jika mereka bisa, kenapa saya tidak?

Apakah Anda berpikir bahwa mereka adalah ‘orang-orang besar’, sedangkan Anda tidak? Hey…. Apakah Anda pikir mereka begitu saja menjadi besar? Tidak! Mereka pun dulu sama kecilnya seperti kita. Mereka hanya tidak menyerah di tengah perjalanan, dan itu pula yang harus Anda lakukan.

5. Menjauhlah sementara dari komputer

Pekerjaan online, memang menyenangkan, tapi sering pula menimbulkan rasa bosan, kesendirian, terlebih ketika Anda merasa lelah mengelola blog yang belum memberi hasil yang memuaskan.

Keluarlah. Temui teman-teman. Bermain lebih banyak dengan mereka. Sementara menjauhlah dari komputer Anda. Rasakan bagaimana manisnya hidup. Saya yakin Anda akan kembali dengan membawa spirit baru bagi blog Anda.

Itulah 5 hal yang dapat membantu Anda keluar dan mengatasi masa-masa sulit dalam karir Anda sebagai blogger.

Kesimpulannya adalah, jika Anda berpikir untuk menyerah dan berhenti dari blogging, jangan terburu-buru membuat keputusan. Pikiran tersebut muncul mungkin dikarenakan Anda tidak melakukan sesuatu dengan baik dan benar. Jadi, alih-alih Anda menyerah, cari permasalahannya, kemudian cari solusi dan cara mengatasinya.

Anda siap terus mencapai level lebih tinggi lagi? Saya siap. Anda pun saya yakin: siap! Semoga bermanfaat.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.

Tulis komentar

13 Komentar