5 Kesalahan Umum Halaman ‘About’ dan Cara Memperbaikinya

Seperti kita tahu, halaman ‘about’ (halaman tentang blog, tentang penulis) adalah salah satu halaman terpenting yang semestinya ada pada setiap blog.

Pengunjung blog Kamu, hampir selalu menuju ke halaman ini untuk mencari tahu lebih banyak tentang diri Kamu dan blog Kamu. Dan ini adalah hal penting. Pengunjung berharap mengenal Kamu lebih dekat, sekaligus ingin mengetahui apa yang dapat mereka dapatkan dari blog Kamu. Di situlah pentingnya halaman ‘about’ dibuat sebaik mungkin.

Sayangnya, saya masih melihat banyak blogger yang kesulitan menghadirkan halaman ‘about’ ini, bahkan tidak sedikit blog yang tidak memiliki halaman ‘about’ sama sekali. Jika pun ada, ada beberapa kesalahan yang seharusnya dihindari.

Inilah 5 kesalahan umum pada halaman ‘about’, dan cara memperbaikinya:

1. Tidak mencantumkan atau sangat sedikit informasi tentang diri Kamu

Inilah kesalahan pertama yang banyak dilakukan blogger, yaitu terlalu ‘pelit’ memberitahu pembaca tentang diri sendiri. Bahkan kadang mereka sama tidak memberi tahu nama sama sekali.

Memang, bisa saja Kamu sukses blogging sebagai anonim, tanpa orang-orang tahu siapa Kamu sebenarnya. Tapi paling tidak Kamu harus memberi ‘nama pena’ kepada pengunjung agar mereka merasa memiliki hubungan dengan Kamu.

Juga ide yang baik, untuk memberitahu beberapa informasi tentang diri Kamu, seperti misalnya: “Saya tinggal di Jakarta, bekerja di sebuah perusahaan IT, tinggal bersama istri dan 2 orang putri”.

Cara memperbaikinya:
Coba lihat sekali lagi halaman ‘about’ Kamu. Apakah Kamu telah mencantumkan nama lengkap Kamu? Sudahkah terpasang foto diri Kamu? Jika, belum Kamu bisa mulai dari situ.

2. Semua melulu tentang diri Kamu

Sementara ada yang malu-malu menyampaikan informasi pribadi, sebaliknya ada pula yang terlalu banyak menulis tentang diri sendiri. Ini adalah kebalikan dari kesalahan nomor 1 di atas.

Memang, pembaca ingin mengetahui tentang diri Kamu, tapi yang lebih penting lagi, mereka ingin mengetahui apa manfaat yang Kamu tawarkan kepada mereka.

Halaman ‘about’ Kamu harus menyampaikan dengan jelas apa topik blog Kamu, apa yang bisa didapat oleh pembaca, dan mengapa mereka mesti membaca blog Kamu. Pastikan Kamu fokus kepada manfaat atau keuntungan yang akan diperoleh pembaca ketika membaca blog Kamu.

Cara memperbaikinya:
Tambahkan bagian berupa sub judul di halaman ‘about’ berupa ‘Tentang Blog’ atau ‘Tentang [nama blog]’. Pada bagian ini, jelaskan secara singkat tapi jelas, tentang apa blog Kamu berbicara.

3. Tidak pernah diperbarui

Ini kesalahan berikutnya. Jika Kamu sudah cukup lama blogging, bisa jadi halaman ‘about’ Kamu telah dibuat beberapa tahun yang lalu.

Pastinya ada beberapa informasi yang perlu diupdate, terutama jika ada perubahan-perubahan signifikan terhadap blog Kamu, seperti perubahan tujuan dan topik blog dan sebagainya.

Selain, itu mungkin ada beberapa hal dalam hidup Kamu yang juga telah berubah, seperti kini Kamu telah menikah, pindah tempat tinggal, mendapatkan pekerjaan baru dan lain sebagainya. Informasi-informasi pribadi semacam itu kiranya perlu Kamu tulis ulang.

Cara memperbaikinya:
Bukalah halaman ‘about’ Kamu saat ini. Cari, apakah ada sesuatu yang perlu dirubah? Sebaiknya, buatlah jadwal, bisa 3 – 6 bulan sekali, atau paling tidak 1 tahun sekali untuk menulis ulang halaman ‘about’ Kamu. Ini memastikan Kamu terus terhubung baik dengan pembaca setia Kamu.

4. Tidak ada link ke artikel blog

Mereka yang pertama kali berkunjung, kemudian tertarik dengan konten blog Kamu, biasanya akan mengunjungi halaman ‘about’ ini.

Makanya, adalah sesuatu yang sangat baik, Kamu memberi link ke beberapa posting utama, atau artikel pilar yang Kamu miliki. Ini membantu pembaca tidak kehilangan arah, dan mengetahui segera apa yang akan mereka dapatkan dari blog Kamu.

Sebagai contoh Kamu bisa lihat halaman about Portal Uang.

Link ke posting blog ini, selain cara yang sangat bagus dalam menarik perhatian pengunjung baru, sekaligus menunjukkan kepada pengunjung artikel terbaik yang Kamu miliki.

Cara memperbaikinya:
Pilihlah 3 – 10 artikel terpopuler, atau artikel yang paling banyak mendapat respon dari pembaca, dan berilah link ke artikel-artikel tersebut di halaman ‘about’ Kamu.

5. Terlalu panjang dan bertele-tele

Sama seperti aturan dalam menulis posting blog, jaga agar halaman ‘about’ Kamu tetap simpel. Jika halaman terlalu panjang, justru akan membuat pembaca kehilangan pesan utama yang ingin Kamu sampaikan kepada mereka.

Seberapa panjang halaman ‘about’ yang terbaik? Tidak ada patokan pasti. Ukuran panjang sebuah posting rata-rata, bisa jadi rujukan.

Cara memperbaikinya:
Jika halaman ‘about’ blog Kamu rasa terlalu panjang, cobalah cari, informasi apa saja yang bisa Kamu pisahkan menjadi halaman tersendiri.

Misalnya, jika Kamu mencoba memberi petunjuk kepada pembaca baru, dari mana mereka memulai membaca blog Kamu, Kamu bisa membuat halaman ‘Mulai dari sini’. Ini akan lebih efektif, sekaligus membuat halaman ‘about’ Kamu tetap simpel.

Apakah halaman ‘about’ Kamu mengandung salah satu dari kesalahan di atas? Beri tanggapan melalui komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

7 Komentar

  • Poin nomer 5 itu mungkin adalah kesalahan saya. ^^ saya orangnya memang suka ngelantur kalau menulis sesuatu. Jadi sana-sini. Sebaiknya segera diperbaiki halaman about me-nya ^^ makasih mas Gee.. Salam sukses!

  • @guciiano.
    sama2 mas…. ya memang perlu kita sesekali meng-update halaman about, agar pembaca tahu sedikit perkembangan yg kita alami… sukses selalu.. 🙂

  • @Gee Jhon..
    Terimakasih bro..tips yang bermanfaat sekali
    selama ini yahh..saya fikir apa yg telah kita tulis beberapa tahun dulu ..udah mencukupi untuk info ttg siapa kita,,
    Ok mas saya akan segera check kembali ttg 'about' saya..
    Terimakasih..

  • Jika dibaca dengan teliti, postingan Anda memang ada benarnya. Ijin nyoba di Blog Saya ya Mas Gee Jhon