Bagi Kamu yang masih belum mengetahui apa itu freelancer, saya pernah menulis sebelumnya: kerja fleksibel, menjadi freelancer.

Nah, kali saya ingin berbagi sedikit tips bagi para freelancer yang baru memulai karir.

Bagaimana caranya menjadi seorang freelancer yang sukses dan mendapat reputasi yang bagus di komunitas freelancer dunia?

Saya anggap Kamu telah mendaftarkan diri sebagai freelancer. Lalu, apa yang selanjutnya mesti saya lakukan?

Inilah 7 hal yang perlu Kamu lakukan selanjutnya:

1. Jangan buru-buru mengajukan proposal kerja

Belum saatnya. Akan jauh lebih baik Kamu sekarang fokus ke profil Kamu, yaitu bagaimana membuat sebuah profil yang bagus, profil yang “menjual”.

2. Pelajari aturan, kebijakan dan fasilitas pendukung yang ada

Broker jasa freelancer berfungsi sebagai penengah antara Kamu dan klien Kamu nanti, jadi sangat penting Kamu memahami semua aturan dan kebijakan yang ditetapkan oleh mereka. Lengkapi semua data yang dibutuhkan.

Ini lebih baik, dibanding jika Kamu buru-buru mengajukan proposal, lalu taruh kata Kamu langsung mendapatkan job, tapi kemudian di tengah jalan Kamu menemukan kendala dan masalah-masalah dikarenakan kurangnya pemahaman dan penguasaan Kamu terhadap tool dan fasilitas yang ada, yang pada akhirnya Kamu tidak mampu melakukan tugas dengan baik. Ini sebuah awal yang buruk, karena Kamu akan mendapat rating yang kurang bagus.

Ingat! Menjadi freelancer adalah karir jangka panjang. Rating adalah sesuatu yang penting, dengan memiliki rating yang bagus, Kamu berkesempatan untuk dipilih oleh klien, jadi bukan Kamu yang memilih klien, tapi klien yang mencari Kamu.

3. Pasang foto di profil Kamu

Ini adalah wajib, karena profile kita ada “wajah” kita yang nanti akan dilihat oleh calon klien. Maka upload-lah foto Kamu (pilih salah satu yang paling bagus menurut Kamu, hehehe…). Profil yang tidak memiliki foto, biasanya tidak akan dianggap oleh calon klien.

4. Isi bidang keahlian Kamu

Ini salah satu yang perlu mendapat perhatian lebih. Saran terbaik saya adalah: jangan tuliskan semua keahlian yang tidak saling berhubungan, meski pun Kamu merasa “mampu” melakukannya. Seperti misalnya Kamu menulis: designer, data entry, SEO expert, programmer, marketing, dan seabrek bidang lainnya. Ini sama sekali tidak efektif, karena klien justru akan mengganggap Kamu tidak “expert” di semua bidang itu.

Jauh lebih baik Kamu fokus ke salah satu bidang saja. Apa bidang yang terbaik Kamu kuasai? Itulah yang perlu Kamu tuliskan di sini. Janganlah menjadi “dokter umum”, jadilah “dokter spesialis” maka Kamu akan dibayar lebih mahal!

5. Ikuti tes keahlian

Luangkan waktu untuk mengikuti tes keahlian, pilih tes yang sesuai dengan bidang jasa yang Kamu tawarkan. Misalnya, jika Kamu adalah desainer, maka Kamu bisa mengambil tes aplikasi yang banyak digunakan untuk desain, seperti photoshop, illustrator, coreldraw, InDesign, dan lain-lain.

Ini juga tak kalah penting, sebagai bukti bahwa kita benar-benar kompeten di bidang yang kita ‘mengaku’ ahli di bidang itu. Klien cukup memberi perhatian untuk hal yang satu ini, karena dengan itu klien mengetahui apakah kita ‘capable’ di bidang itu atau tidak. Ditambah lagi, dengan mengikuti tes ini, Kamu akan mendapat tambahan kuota dalam pengajuan aplikasi.

6. Pasang portfolio Kamu

Portfolio adalah hasil karya Kamu di masa lalu. Jika ada punya, pasang di profil Kamu. Ini juga penting. Hampir setiap job posting mensyaratkan Kamu memiliki portfolio sebagai bukti bahwa Kamu memang memiliki karya. Tidak perlu semua Kamu upload, pilih saja beberapa yang Kamu anggap paling  bagus dan mewakili keahlian Kamu.

7. Ajukan lamaran

Setelah semua hal di atas Kamu lakukan, sekarang saatnya Kamu mengajukan proposal kepada calon klien. Jangan gusar, jika satu dua tiga kali proposal Kamu tidak mendapat respon, saya sendiri mendapat job pertama setelah mengajukan lebih dari 15 proposal!

Jika salah satu proposal Kamu diterima, selamat! Kamu sekarang telah resmi menjadi seorang freelancer, lakukan tugas dengan sebaik-baiknya, agar di akhir job nanti Kamu akan mendapatkan rating yang bagus, itu bekal untuk karir Kamu ke depan.

Dan percayalah, job kedua, ketiga, keempat dan seterusnya akan lebih mudah Kamu dapatkan, bahkan tidak mustahil Kamu langsung mendapat kontrak per jam jika Kamu sungguh-sungguh dan melakukan job pertama dengan sangat baik.

Oya, terakhir, tentukan metode penarikan dana yang paling nyaman untuk Kamu. Di oDesk sendiri ada beberapa cara penarikan dana, bisa melalui Paypal, Skrill, atau langsung wire transfer. Menurut saya, yang terbaik adalah wire transfer, karena biayanya cukup murah, cepat sampai, dan aman.

Akhir kata, selamat meniti karir menjadi seorang freelancer yang sukses! Semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

4 Komentar

  • Saya selama ini selalu mencari info Data Entry Online yg Free & Offline tapi selalu dapatkan info kurang beres atau
    tidak memuaskan bahkan ada yg Scam.Makanya Saya mohon pada Gee John & para netter di sini utk infokan Saya
    Profesi Online Data Entry Gratis BerEarning US$ & Valas lainnya termasuk £ dan Rp. yg jujur,tidak Scam serta terbukti
    membayar.
    Mohon postingkan nama & alamat web Data Entry di sini atau kirimkan info detailnya bersama link referralnya ke
    email Saya : _hendi.pk@gmail.com Sebelumnya Saya ucapkan banyak Terimakasih pada semuanya.