Bagaimana Cara Menangani Komentar Negatif di Blog Kamu?

Salah satu hal yang dikhawatirkan beberapa blogger, terutama saat-saat awal memulai blogging, adalah apa yang harus dilakukan ketika mendapatkan komentar negatif dari pembaca.

Dan beberapa blogger juga lebih memilih mematikan sepenuhnya fasilitas komentar di blognya, karena mereka terlalu ‘takut’ terhadap hal ini. Namun dari pengalaman saya, nyatanya ketika Kamu mengijinkan orang lain mengomentari apa yang Kamu sajikan, kebanyakan dari komentar yang masuk adalah komentar yang positif.

Sampai saat menulis artikel ini, PortalUang telah memiliki total sebanyak 3.268 komentar (termasuk komentar jawaban dari saya).

Dari jumlah sekian itu, mungkin tidak ada 50 komentar yang bernada negatif. Dari jumlah itu pun kebanyakan hanya berupa komentar OOT dan mempromosikan sesuatu. Dan mungkin hanya hitungan jari yang benar-benar berupa komentar negatif, yang menyatakan ketidaksetujuan dengan ‘gaya’ yang tidak biasa.

Jadi, saya menyimpulkan, amat lah disayangkan jika Kamu kehilangan peluang untuk berinteraksi dengan pembaca serta mendapat masukan dari mereka dengan mematikan fasilitas komentar, hanya karena ‘takut’ terhadap komentar negatif.

Satu hal yang mesti diingat: Kamu selalu memiliki kontrol, Kamu lah yang mengendalikan! Sehingga jika suatu saat Kamu menerima komentar yang bernada negatif, marah, mencemooh dan sejenisnya, maka Kamu memiliki beberapa opsi bagaimana menanganinya.

Dan inilah 5 pendekatan yang bisa Kamu lakukan untuk menangani komentar negatif di blog Kamu, dan kelima-limanya pernah saya lakukan.

1. Abaikan saja

Sebenarnya ini bukanlah respon terbaik, namun ya…. ini adalah salah satu pilihan yang bisa Kamu lakukan: abaikan saja semua komentar negatif di blog Kamu! Biarkan komentar itu tetap di tempatnya, tapi jangan memberi respon apapun terhadapnya.

Kelemahan dari cari ini mungkin dapat menyebabkan pembaca lain jadi tidak tertarik untuk berkomentar (karena Kamu menganggap tidak menanggapi komentar yang masuk) dan jika Kamu mendapat terlalu banyak komentar negatif (spam), itu juga membuat blog tampak ‘buruk’ di mata pembaca.

2. Hapus saja

Cara termudah menangani komentar negatif adalah dengan menghapusnya, meskipun mungkin cara ini dianggap oleh beberapa orang sebagai sensor terhadap ‘kebebasan’ berpendapat dari mereka yang berkomentar.

Menghapus komentar negatif adalah respon yang cukup terhadap komentar spam, terutama bagi mereka yang berkomentar dengan tujuan ‘memancing’ reaksi dari orang lain.

3. Hapus, lalu kirimi email penulisnya

Ini adalah opsi lain dari nomor dua di atas. Selain Kamu menghapus komentar, Kamu lalu mengirimkan pesan kepada pemberi komentar. Cara ini paling tepat untuk komentar yang tidak sepenuhnya spam, namun mungkin karena ada kesalahan dalam pemahaman terhadap apa yang Kamu tulis, atau barangkali pemberi komentar sedang ‘senewen’.

Tulislah pesan secara profesional, jelaskan secara singkat dan jelas alasan mengapa Kamu harus menghapus komentarnya. Biasanya, jika kita melakukannya secara baik dan cukup sopan, mereka bisa jadi meminta maaf dan mencegah mereka berkomentar negatif lagi di blog Kamu.

4. Balaslah komentarnya

Terkadang, mungkin Kamu ingin membiarkan komentar negatif muncul di blog Kamu, maka inilah adalah kesempatan bagus untuk meresponnya. Dan inilah opsi terbaik yang dapat Kamu lakukan, baik bagi pembaca lain maupun bagi pemberi komentar itu sendiri.

Nah, jika Kamu memutuskan untuk menjawab komentar negatif ini, ada 2 hal perlu diingat: pertama, tarik nafas dalam-dalam dulu (hehe….). Kedua, jangan meresponnya dengan kemarahan. Berilah jawaban yang bersahabat dan profesional. Dengan begitu, Kamu akan mengesankan pembaca lain atas ‘kesabaran’ Kamu.

Dengan cara ini pula, mungkin sekali pemberi komentar akan meminta maaf, atau meminta Kamu untuk menghapus komentarnya.

5. Matikan kolom komentar

Seperti yang saya sampaikan di awal tadi, bahwa beberapa blogger memilih mematikan fungsi komentar di blognya. Nah, jika Kamu mendapatkan banyak sekali komentar negatif, maka mungkin Kamu bisa mempertimbangkan untuk mematikan komentar untuk sementara waktu.

Secara pribadi, saya menganggap cara ini adalah upaya terakhir, dan hanya perlu dilakukan jika upaya lainnya telah gagal. Dan jika Kamu tidak mau melakukan upaya sejauh ini untuk mengatasi komentar negatif, Kamu bisa mempertimbangkan untuk melakukan moderasi terhadap komentar yang masuk, sehingga Kamu bisa memutuskan komentar mana yang tampil dan mana yang tidak.

Namun, memoderasi komentar juga bukan pula cara terbaik. Ingin menggali lebih jauh tentang komentar blog? Artikel-artikel berikut mungkin dapat membantu Kamu mengelola komentar dengan lebih baik:

 Kesimpulan

Itu adalah blog Kamu! Dan orang yang berkomentar di blog adalah tamu-tamu Kamu. Kamu memiliki hak sepenuhnya untuk melakukan apapun terhadap komentar yang masuk, termasuk jika harus menghapusnya. Jadi, jangan ragu melakukannya.

Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

7 Komentar

  • @arya.
    ya betul. jika banyak pembaca dg sukarela membagikan posting kita, maka itu tanda bahwa mereka suka dg apa yg kita sajikan.

    masalah komentar, mungkin ada bebarapa hal yg masih kurang, yg membuat pembaca kurang tertarik untuk berkomentar. silakan baca:
    portal-uang.com/2013/09/mempermudah-orang-untuk-berkomentar.html

  • Jujur saya selama blogging belum ada pos yang berisi komentar, yang ada cuma tanda +1 yang ada di google plus, apakah itu juga bisa sebagai tanda bahwa para pembaca suka dengan pos saya, bagaimana menurut mas Gee ?

  • Pertamax…

    Kalau blog saya sih gak ada spamnya, wong yang komen juga 0.. hehe

    Lanjutkan mas Gee

CLOSE