Tips Mengelola Email Bagi Freelancer

Duluuuuu sekali, saya menganggap email bukanlah sesuatu yang penting. Hanya sekadar alat bantu untuk membuat akun facebook, daftar ke forum, agar bisa komen di blog-blog.

Dan saya juga masih ingat, karena untuk gaya-gayaan, biasanya saya membuat username yang aneh-aneh, sepeti 933jh0n@gmail.com atau j40n-6ee@yahoo.com! Hehehe…

Ya pokoknya sesuatu yang tidak penting banget lah. Sehingga saya bisa gonta-ganti email seperti gonta-ganti baju saja. Bahkan saya sampai punya puluhan email dan biasanya username-nya aneh-aneh seperti contoh di atas. Biasanya beberapa hari kemudian saja, saya sudah lupa username dan password-nya.

Tapi, itu dulu! Sekarang, seiring bertambahnya ‘kedewasaan’ dalam berinternet, saya mulai menganggap bahwa email adalah salah satu hal yang sangat penting. Sebuah alamat email, bisa diartikan sebagai ‘wajah’ kita. Dimana agar orang lain mengenal kita melalui itu.

Nah, bagi Kamu seorang freelancer, pasti akan banyak berurusan dengan klien melalui email. Untuk itu, di bawah ini adalah beberapa hal yang penting bagi seorang freelancer dalam mengelola emailnya.

Email Kamu adalah wakil dari profesionalitas Kamu

Untuk itu, buatlah alamat alamat email yang benar-benar mencerminkan diri Kamu. Jangan gunakan nama-nama yang sulit untuk dibaca (seperti contoh di atas itu). Jika memang nama Kamu adalah misalnya, Gee Jhon, maka akan lebih bila alamat email Kamu: geejhon@xxxxx.com, itu akan jauh lebih dihargai oleh orang lain (dibanding misalnya seperti ini: 6ee_jh0n@*****.com).

Sekali lagi, alamat email akan menunjukkan keprofesionalan, integritas, dan keseriusan Kamu dalam menjalankan profesi sebagai seorang freelancer.

Akan lebih baik lagi, bila Kamu memiliki alamat email sesuai dengan nama domain milik Kamu sendiri, seperti: nambanda@usahanda.com. Namun, jika tidak punya, pilihlah penyedia layanan email yang tepat, jangan pilih yang aneh-aneh, yang kurang familiar. Dalam hal ini saya lebih memilih GMail milik Google.

Saya sendiri, lebih menyukai gmail. tampilannya yang ‘bersih’, fitur-fiturnya yang lengkap dan terintegrasi dengan layanan lainnya, menjadikan gmail salah satu favorite saya dalam urusan yang satu ini.

Jangan terlalu banyak memiliki alamat email

Kamu sendiri akan pusing dan dibuat susah karenanya. Kamu pun akan bolak-balik keluar masuk ke akun yang berbeda hanya untuk mencari sebuah email. Sungguh buang-buang waktu.

Namun demikian, Kamu juga sebaiknya tidak menggunakan satu alamat email untuk segala urusan. Jadi yang terbaik adalah, gunakan satu email untuk urusan-urusan penting, seperti misalnya urusan bisnis, dan satu email lain untuk urusan-urusan yang tidak begitu penting, seperti untuk facebook, gabung ke forum-forum dan milis atau daftar di situs dating (hehehe….). Jadi, menurut saya 2 – 3 email sudah cukup.

Nah, itulah tips mengelola email bagi freelancer. Mungkin Kamu berpikir ini adalah hal sepele, tapi yakinlah, jika diatur dengan baik, hidup Kamu akan menjadi jauh lebih indah.

Tips tambahan, sebaiknya Kamu memanfaatkan fasilitas label pada email Kamu. Seperti di gmail, label default sudah disediakan, di antaranya personal, work, travel, dan lain-lain. Nah, buat saja label yang lebih spesifik dengan kebutuhan Kamu, misalnya paypal, freelance A, freelance B, dan seterusnya.

Setelah itu manfaatkan pula fasilitas filter, agar email-email tertentu tidak perlu masuk ke inbox, tapi langsung saja masuk ke folder label yang dibuat tadi. Ini akan menghemat banyak waktu. Bayangkan Kamu harus mengobrak-abrik seluruh inbox hanya untuk menemukan satu email dari seorang klien, misalnya.

Bagaimana pendapat Kamu? Semoga bermanfaat. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Tentang penulis

Gee Jhon

Gee Jhon

Seorang yang suka belajar, senang berbagi dan gemar berdiskusi. Full time kerja online menjadi freelancer desain grafis, Youtuber serta mengelola beberapa blog.