Saya sering ditanya:

“Saya ingin mendapatkan uang dari internet, terutama dari Adsense. Tapi mana yang terbaik, yang lebih mudah: mengelola blog atau mengelola Youtube?”

Saya menjawab: tergantung. Tergantung dari minat, kesukaan dan kemampuan masing-masing. Ada yang tidak begitu suka membuat video, tapi suka menulis, maka membuat blog jelas lebih potensial buatnya.

Sebaliknya, ada pula yang tidak terlalu menyukai menulis, tapi senang sekali membuat video-video kreatif. Dalam hal ini jelas memaksimalkan Youtube akan jauh lebih baik.

Mana yang terbaik?

Yang terbaik adalah jika Kamu mampu menggabungkan keduanya. Buatlah blog sesuai topik yang Kamu kuasai, lengkapi dengan gambar dan video di Youtube, ini akan membuat konten Kamu semakin ‘meriah’. Blog dan saluran Youtube Kamu akan saling menguatkan satu sama lain. Dengan begitu, tujuan Kamu bisa menghasilkan uang dari Youtube, akan menuai hasil yang luar biasa.

Nah, bagi Kamu yang memutuskan untuk mengelola Youtube secara serius, pada artikel ini saya akan sampaikan tips bagaimana membuat video yang banyak memperoleh view dari pemirsa.

Langkah awal

Cukup mudah untuk memulai. Kamu tidak perlu memaksakan diri membeli peralatan mahal untuk menjadi Youtuber sukses. Cobalah memanfaatkan perangkat yang telah Kamu miliki, seperti webcam. Gunakan software seperti Camtasia jika ingin merekam layar komputer. Gunakan program editing yang mudah dan gratis, seperti Movie Maker untuk mengedit video Kamu.

Yang paling penting adalah, mencoba untuk berani tampil di depan kamera. Dan ingat, tidak seorangpun yang terlahir dengan bakat ‘bagus’ di depan kamera. Pengalaman dan praktek terus menerus lah yang membuat Kamu menguasainya.

Cobalah merekam beberapa video, sekadar untuk Kamu tonton sendiri dan belajar darinya. Buatlah script video, jika itu membantu Kamu lebih percaya diri.

Namun, jika Kamu belum tertarik tampil di depan kamera, langkah paling mudah adalah mulai dari screen capture. Ini adalah video yang paling mudah Kamu buat, tapi dengan kreatifitas yang Kamu punya, Kamu banyak sekali hal yang bisa Kamu bagikan. Video tutorial sampai saat masih merupakan jenis video yang paling banyak dicari, dan screen capture sangat baik sebagai video tutorial.

Kamu cuma perlu merekam apa yang Kamu lakukan di layar komputer Kamu. Tidak perlu kamera, tidak perlu lampu. Dan Kamu tidak perlu merasa khawatir dengan penampilan Kamu di kamera, karena Kamu hanya merekam apa yang ada di layar komputer.

Mengoptimasi video agar ditemukan orang lain

Setelah membuat video, saatnya Kamu melakukan beberapa optimasi agar video Kamu bisa ditonton orang. Tidak ada trik ajaib yang menjamin video mendapat view. 300 jam video rata-rata diupload ke Youtube dalam waktu 1 jam. Nyatanya, kebanyakan video itu sama sekali tidak ditonton karena tidak bisa ditemukan orang lain.

Namun begitu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, agar video Kamu bisa ditemukan dan ditonton orang.

Yang perlu diketahui: kabanyakan pengguna Youtube menemukan video dari hasil pencarian, dari rekomendasi dan video terkait. Karena itu, Kamu mesti mengoptimalkan saluran dan video Kamu agar lebih berpeluang ditemukan dan muncul di depan mereka, dengan fokus pada ketiga hal di atas, yaitu memenangkan persaingan pada hasil pencarian, rekomendasi dan video terkait.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi algoritma pencarian Google dan Youtube, begitu pula dengan related video dan rekomendasi. Beberapa di antaranya:

Optimasi saluran

Ada beberapa hal yang bisa Kamu lakukan dalam hal optimasi saluran:

  • Jumlah video. Berapa banyak video yang Kamu miliki, itu sangat penting. Karena itu tingkatkan terus jumlah video yang Kamu buat dan perbanyak arsip video Kamu. Jika perlu, buatlah jadwal penerbitan agar Kamu bisa disiplin mengikutinya.
  • Frekuensi upload terbaru. Algoritma Google sangat menyukai update teratur. Audiens setia, pelanggan, akan terbangun karena penerbitan konten baru yang teratur. Unggahlah video terbaru Kamu secara teratur dan dengan frekuensi yang cukup sering. Sampaikan kepada pemirsa jadwal update Kamu, buat mereka menanti-nanti video baru Kamu.
  • Kualitas video. Video HD (high definitions), lebih berpeluang muncul di hasil pencarian dibanding video berkualitas lebih rendah. Karena itu shoot-lah video Kamu dengan format HD.
  • Jumlah subscriber. Penting sekali untuk memiliki subscriber dalam jumlah banyak, karena itu merupakan salah satu tanda kepopuleran serta kepercayaan pemirsa kepada saluran Kamu.

Ajakan kepada pemirsa setelah menonton video

Kamu bisa menambahkan ajakan kepada pemirsa, berupa ajakan untuk berlangganan saluran, menyukai, meninggalkan komentar dan membagikan video ke media sosial. Inilah yang biasa disebut dengan call to action.

Langkah pertama, usahakan agar pemirsa menonton video Kamu lebih lama. Setelah itu, ajak mereka melakukan sesuatu seperti contoh di atas. Ini merupakan petunjuk penting seberapa bagus video yang telah Kamu buat.

Mayoritas pemirsa Youtube tidak melakukan apapun setelah selesai menonton video. Bagaimanapun, agar video Kamu berkembang secara organik, Kamu perlu mendapat action dari pemirsa setelah menonton video Kamu.

Ajak mereka untuk berlangganan, menyukai, berkomentar atau membagikan video ke media sosial. Dan berikut beberapa hal yang bisa Kamu lakukan:

  • Meminta pemirsa untuk berlangganan. Mudahnya, mintalah mereka untuk melakukannya melalui video Kamu. Atau gunakan annotations untuk melakukannya. Cara lainnya, buatlah template ending video Kamu berupa ajakan untuk berlangganan.
  • Tambahkan trailer saluran yang dibuat semenarik mungkin agar pemirsa mau berlangganan saluran Kamu.
  • Link dari blog. Sematkan video Kamu di blog. Tambahkan pula ajakan pembaca blog untuk berlangganan saluran Youtube Kamu.
  • Mendorong pemirsa untuk berkomentar. Tanyakan sesuatu kepada pemirsa, dan ajak mereka untuk menjawabnya melalui komentar. Gunakan kolom komentar untuk membangun komunitas saluran Kamu. Balas semua komentar yang masuk.
  • Gunakan daftar putar (playlist). Organisasikan video Kamu ke dalam berbagai kategori dengan playlist. Ingat, playlist Kamu tidak mesti berisi video Kamu sendiri saja, mengumpulkan video di topik Kamu, akan meningkatkan keterlibatan dan view saluran Kamu sendiri.
  • Promosi silang dengan website / blog lain. Cara ini bisa dicoba dan jika berhasil akan memberi win-win solution antara Kamu dan pemiliki blog. Coba hubungi blogger yang memiliki topik yang sama dengan topik video Youtube Kamu, minta mereka untuk saling mempromosikan konten Kamu berdua.
  • Beri ‘hadiah’ menarik untuk berlangganan. Tidak perlu hadiah fisik. Kalimat: “Silakan berlangganan untuk mendapatkan tips khusus dari saya”, akan menarik bagi pemirsa yang memang tertarik pada topik Kamu.

Mengoptimasi metadata video Youtube

Metadata adalah informasi yang tersemat pada video Kamu, dan membantu Youtube mengenal topik video Kamu lebih baik. Berbicara tentang optimasi metadata video Youtube, maka Kamu bisa mengoptimasi hal paling penting, seperti: judul, deskripsi, tags, thumbnail dan anotasi.

Berikut hal-hal yang bisa Kamu lakukan:

Nama file video

Gunakan keyword terpenting dari video Kamu sebagai nama file. Contoh, resep-lidah-sapi.avi akan jauh lebih baik dibanding mov12345.avi.

Judul (title)

Ini adalah fakto paling dominan dan yang paling terlihat dari video Kamu. Judul video juga adalah faktor terpenting guna mendapat view dan ranking bagus di pencarian Youtube. Berikut adalah bebarap tips berkaitan dengan judul yang baik:

Gunakan judul yang ‘mengajak’. Ini tidak bedanya dengan membuat judul yang baik untuk suatu artikel.

  • Gunakan nama-nama populer, event dan kata kunci lain yang banyak dicari orang terkait video Kamu.
  • Letakkan kata kunci di awal judul.
  • Buatlah tampak alami. Jangan menumpuk kata kunci, dan jangan pernah hanya seperti membuat daftar kata kunci sebagai judul.
  • Ada saran yang mengatakan bahwa Youtube mampu mengenali teks pada video. Karenanya, tidak ada salahnya Kamu membuat teks judul di awal video.

Deskripsi

  • Cantumkan informasi yang menarik, jangan lupa letakkan juga kata kunci utama Kamu serta kata kunci populer lainnya.
  • Deskripsikan sejelas mungkin tentang video di paragraf pertama.
  • Deskripsi yang cukup panjang, tidak akan jadi masalah. Jadi, tambahkan informasi sebanyak-banyaknya tentang video Kamu, cantumkan link ke luar jika perlu.
  • Jangan over-optimized. Jangan menumpuk keyword berlebihan. Buatlah tetap terlihat alami.
  • Cantumkan link di deskripsi. Agar peluang diklik lebih besar, tempatkan link di bagian atas, jika tidak kemungkinan tautannya tidak akan terlihat.

Tags

  • Cantumkan tag yang relevan dan akurat.
  • Gabungkan antara keyword populer dan keyword khusus.
  • Gunakan sekitar 12 tags per video. Usahakan jika ditotal tidak melebihi 120 karakter.
  • Ingatlah untuk menulis frasa kata kunci dalam tanda petik dua, contoh: “Gee Jhon”.

Thumbnail

Ini sangat penting agar video Kamu diklik pemirsa. Setelah judul video, thumbnail adalah faktor paling penting kedua, yang menentukan apakah video Kamu diklik atau tidak. Upload custom thumbnail, untuk mendapatkan thumbnail terbaik.

  • Gunakan image yang cukup besar. Minimum dengan lebar 640px. Terbaik adalah 1280x720px.
  • Buatlah thumbnail yang fokus dan tajam.
  • Gunakan gambar yang menarik perhatian pemirsa.
  • Jika menampilkan wajah, pilih gambar close-up, itu biasanya lebih baik.
  • Thumbnail harus mewakili video Kamu dengan akurat dan tepat.
  • Kamu bisa mencoba memasukkan judul / kata kunci utama pada thumbnail.

Anotasi

Anotasi adalah teks mengambang yang bisa Kamu tambahkan ke video Kamu. Tambahkan anotasi relavan dan bermanfaat ke setiap video Kamu begitu selesai diunggah.

Gunakan anotasi sebagai ajakan kepada pemirsa untuk berlangganan saluran, untuk menyukai, untuk membagikan ke media sosial atau untuk meninggalkan komentar setelah selesai menonton videonya.

Selain itu, gunakan anotasi untuk mendorong pemirsa menggali lebih dalam konten video Kamu yang lainnya. Bahkan Kamu bisa mencantumkan link di anotasi dan memanfaatkannya untuk mengarahkan orang-orang ke website / blog Kamu.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa sampaikan agar video Kamu meraih pemirsa sebanyak-banyaknya. Kamu memiliki pengalaman lain? Silakan berbagi melalui komentar.

Pada artikel berikutnya, saya akan mengupas tips bagaimana membuat video Youtube Kamu ditautakan dan disematkan oleh pemirsa. Saya sarankan untuk berlangganan artikel PortalUang, untuk memperoleh tips-tips dari saya.

Sukses selalu.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

60 Komentar

  • Saya mau tanya mas, apa bisa? video yg sudah pernah saya upload di yt kemudian saya hapus, setelah beberapa hari saya berubah pikir ingin meng upload kembali..

  • Lengkap bangt penjelsannya mas. Semoga bermanfaat artikel ini khussnya untk saya..salam kenal.

  • Mantab gan, terimakasih atas triknya,,
    saya akan gunakan sebagai referensi saluran saya . .

  • Googling di waktu pagi membawa pada kunjungan pertama ke blog ini. Salam kenal, ditunggu kunjungan baliknya.

  • Ass,sangat mmbantu sekali, mas saya ini anak baru di dunia internat,saya baru beljar mnjadi youtuber dan ini sekedar hoby yg pingin saya tekuni,mas klo jdi youtuber itu vidio ny klo cmpur2 boleh gk y,pencrahan ny.

  • terima kasih banyak.. suhu, atas pencerahannya…. ini sangat bermanfaat sekali buat kami yg masih bau kencur di YT.

  • beberapa video saya menggunakan gambar dari google atau image produk yang saya buat slide dan menggunakan sound track dari youtube free, edit video menggunakan movie maker juga lumayan membantu.
    _indoblazer.com

  • Saya mau tanya kalo kau bikin vidio tapi vidionya mirip sama vidio orang lain itu boleh tidak , yang di bahas beda cuma cara penyampaiyanya yang sama

    • mirip disini apa mas, kalau untuk mirip sama persis ( visual ) ya gak boleh. kalau secara visual sudah beda tapi penyampaian sama dan topik sama pun tidak masalah. lebih bagus lagi penyampaian berbeda seperti yg mas ungkapkan. 🙂

  • mau bertanya gan, ane ad trik dri teman ane buat edit vidio lngsung dri youtube dan langsung bsa d upload tanpa menunggu lama. intinya, dri bbrppa video yg ane kmpul ane jadiin 1 video. nah, setelah ane post gak bsa di monetize bro. ada saran biar bisa d monetize dan gak terdeteksi plagiat ?

    • wah, entahlah bos. masalahnya sy belum pernah menggunakan video milik orang lain, dan gak tahu trik apapun agar tidak terdeteksi plagiat.

  • Googling di waktu pagi membawa pada kunjungan pertama ke blog ini. Salam kenal, ditunggu kunjungan baliknya.

  • salam kenal gan gee 🙂 saya mau bertanya
    gni kn gan saya melihat vidio youtube saya sendiri, supaya bnyk views nya dn mendapt kn dolar dari perseribu iklan yg tanyang.. tpi sya tidak mau ngeklik iklan tersebut, hny sekedar memperbnyk views saja.. apakah itu bisa di baned akun adsense saya? terimaksh sebelum nya

  • Mantap infonya, ada ga ya jasa pembuatan video youtube? misal saya punya produk tertentu mau di videokan yang sederhana aja tapi maksud dan tujuannya bisa jelas tersampaikan melalui video tersebut.

    trims

  • sangat bermafaat,mas cara menautkan edsense ke blog gimana ya? dulu saya pernah coba kok gak bisa-bisa? sekarang saya mau coba lagi malah lupa.

  • Saya lagi belajar jadi Yusuf partner mas gee jhon, kira-kira nice yang banyak penonton sama mudh nyari materinya apa ya mas,,,

  • artikelnya baik, dan tulisannya mudah dipahami, sekalian tanya kalau youtube adsense menunggu keputusan biasanya apa yang harus diperbaiki. trims salam kenal.

    • makasih atas apresiasinya. maksudnya menunggu keputusan? kalau tuk youtube, yg penting videonya sudah bisa dimonetis. daftar adsense pasti langsung diterima.

  • Wahhh. Pas banget nih mas. Saya lagi mau bikin video tips.
    Pertanyaan saya, kalau dibuat dua channel terpisah menurut mas gmn? Berdasarkan jenis videonya. Misalnya saat ini saya sudah ada video pets. Nanti yang tips dibuatkan channel baru lagi. Ataukah sebaiknya digabung dalam satu channel aja mas?

  • broo mau nanya dong,,, cara ngejernihin suara video+ngefullin volume suara videonya itu gimana yaa caranya?

  • @nimda.
    anotasi bisa dibuat langsung di editor video yuotube. silakan pelajari langsung dari sana… gunakan kartu juga, itu pun bagus.

  • Mas, sya mau tanya…. kalau yang tutorial menggunakan aplikasi itu, apakah tidak melanggar TOS youtube? saya kira seharusnya kita mendapat ijin dari pemilik aplikasi, jika ingin menampilkan tampilan aplikasi di saluran kita?

  • @chandra.
    sekali lagi tergantung dari hobi2 masing mas Chandra… 🙂 Klo tuk akun adsense-nya sih gak perlu khusus2an, 1 akun adsense bisa tuk dijalankan di blog atau di youtube sekaligus.

  • Keliatannya adsense si youtube lebih menjanjikan y mas… Jadi pengen buat adsense khusus youtube 😀

  • @silvia.
    nah,,, dua2nya, itu yg terbaik. hehe.. tp bagi saya: susahnya minta ampun, jadi sebaiknya pilih salah satu mana yang paling gemari. Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya.

  • Memang harus bisa menekuni salah satu kalau menurut saya. Kalau bisa 22nya wah itu namanya exellence blogger..hehe..makasih mas jhon. Ulasannya mantap

  • @prisma.
    masih ada lanjutannya mas Prisma, ditunggu ya.. 🙂

    @dea.
    tergantung panjang artikelnya, klo cukup panjang sampai 5 video pun tidak masalah.. dg syarat memang videonya relevan dg topik yg sedang dibhas. Tp paling tidak 1 video itu sdh mencukupi.

    @mitra.
    ya betul sekali, tidak ada bedanya. Kan di youtube pun kita bersaing dg jutaan video lainnya. 🙂

  • kirain cuman upload saja mas,,, ternyata sama seperti SEO versi youtube juga yak,,, mantap mantap