Cara Memulai Karir Sebagai Freelancer?

terpenting dalam blog

Tidak bisa dipungkiri saat ini sudah sangat banyak orang yang telah menjalani pekerjaan profesional sebagai freelancer.

Profesi freelancer kian dianggap sebagai jalan karir yang bagus, sehingga tidak heran mulai banyak orang yang mau terjun menekuninya.

Namun, tidak sedikit yang tertarik belum juga memulainya. Ada banyak hal yang membuat mereka masih saja menunda, mulai dari kurangnya keyakinan, masalah komitmen waktu dan sebagainya. Tapi, dari semua penyebab itu, yang paling utama mungkin adalah karena kurang pengetahuan tentang freelancer itu sendiri.

Mereka tidak tahu harus memulainya dari mana.

Nah, pada posting kali ini, jika Kamu termasuk salah satu dari mereka, saya coba membuat sebuah panduan langkah per langkah, bagaimana memulai karir sebagai freelancer yang berhasil.

1. Kenali keahlian Kamu

Untuk menjadi seorang freelancer, hal pertama yang mesti Kamu miliki adalah keahlian yang bisa dijual. Banyak freelancer mempunyai skill dalam bidang kreatif, seperti:

  • menulis
  • desain web
  • seni grafis
  • fotografi, dan lain-lain

Tentu saja, bukan hanya keterampilan kreatif untuk menjadi freelancer. Banyak freelancer yang berhasil dengan mengandalkan keahlian mereka di bidang managemen atau pun keahlian administratif.

Pada pokoknya, kriteria untuk menjadi seorang freelancer adalah Kamu harus memiliki kemampuan atau keterampilan yang bisa dijual. Karena itu, lihatlah, apa keahlian terbaik yang Kamu miliki, dan tanyakan pada diri sendiri, apakah itu bisa dipasarkan?

2. Kumpulkan karya terbaik Kamu

Setelah Kamu menentukan apa keahlian terbaik Kamu, Kamu harus menunjukkan kepada orang lain, bahwa Kamu benar-benar dapat melakukannya dengan baik. Bagi profesional di bidang kreatif, yang terbaik adalah dengan menampilkan dalam sebuah portfolio.

Untuk itu, cari dan kumpulkan hasil-hasil karya Kamu di masa lalu yang pernah Kamu kerjakan. Ambil beberapa yang Kamu anggap terbaik, lalu masukkan ke portfolio Kamu.

Jika Kamu bukan di bidang kreatif, mungkin Kamu bisa mendapatkan sumber lain untuk membuktikan kemampuan Kamu. Mintalah kepada klien yang pernah Kamu layani, minta kesaksian (testimoni) adalah salah satu yang terbaik.

3. Melakukan riset

Kamu perlu mengetahui pasar freelancer dari apa yang akan Kamu tawarkan. Beberapa di antaranya:

  • Dimana mendapatkan peluang
  • Keahlian apa yang paling banyak dibutuhkan
  • Tool apa saja yang Kamu butuhkan
  • Seberapa besar mematok harga untuk jasa Kamu

Untuk mengetahui sebanyak-banyaknya, sempatkan beberapa waktu untuk membaca-baca publikasi di bidang yang ingin Kamu geluti, misalnya dari blog milik freelancer lain yang bisnisnya telah berjalan baik.Kamu juga mungkin perlu menentukan cara terbaik dan nyaman dalam masalah pembayaran. Banyak freelancer memilih paypal, namun tentu itu bukan satu keharusan. Kamu bisa saja memilih metode lainnya.

4. Perbarui kredensial Kamu

Seorang freelancer perlu memiliki resume yang up to date. Memang, tidak semua klien potensial meminta Kamu memperlihatkan resume Kamu, tapi akan banyak dari mereka yang memintanya.

Saya juga merekomendasikan bagi freelancer baru untuk membuat profile di LinkedIn. LinkedIn adalah jaringan profesional terbesar yang ada saat ini, dan banyak sekali para pembuat keputusan jadi member disana. Jadi, ini adalah tempat penting untuk mulai membangun jaringan bisnis freelance Kamu ke depannya.

5. Beritahu semua orang

Banyak freelancer sukses yang mendapatkan pekerjaan pertama mereka dari mantan bos mereka atau dari perusahaan dimana mereka pernah bekerja. Juga dari teman, kerabat atau anggota keluarga lainnya. Kamu pun tentu bisa melakukan hal yang sama.

Sampaikan kepada semua orang yang Kamu kenal, bahwa Kamu sekarang bersedia dan melayani pekerjaan secara freelance.

Menghubungi bisnis-bisnis lokal juga adalah ide yang bagus. Banyak bisnis lokal lebih menyukai mempekerjakan tenaga freelancer yang dapat mereka temui secara langsung.

6. Lihat peluang online

Meskipun bisnis lokal bagus untuk memulai, namun jangan sampai Kamu melupakan peluang yang ditawarkan dari dunia online.

Kamu bisa mulai dengan mencarinya melalui search engine, dengan mengetikkan misalnya: ‘web designer wanted’ atau ‘write for us’ dan sejenisnya.

Situs-situs khusus tentang peluang pekerjaan atau yang biasa disebut ‘job boards’ juga tempat yang bagus untuk mencari peluang pekerjaan freelance secara online. Dan banyak di antaranya lebih spesifik lagi di bidang pekerjaan-pekerjaan tertentu.

7. Manfaatkan media sosial

Media sosial adalah sarana yang sangat hebat. Ia adalah cara yang sangat murah untuk membawa bisnis freelancer Kamu ke hadapan para klien potensial. Kamu akan mendapatkan banyak manfaat dari media sosial dalam mengembangkan bisnis freelance.

Saya merekomendasikan setiap freelancer untuk berpartisipasi di salah satu atau beberapa media sosial di bawah ini:

  • Facebook
  • Google Plus
  • Twitter, dan
  • LinkedIn

Kamu juga sebaiknya mempertimbangkan untuk membuat sebuah blog. Ini akan semakin menambah kredibilitas Kamu. Ada banyak manfaat dari blog, seperti misalnya memajang portfolio, bahkan secara langsung menawarkan jasa Kamu kepada para pembaca.

Silakan baca artikel terkait dengan hal ini: Memulai Karir Kerja Online Sebagai Freelancer.

8. Ulangi dan ulangi lagi

Kamu telah membaca artikel ini, (harapan saya juga sudah melakukan 7 langkah di atas). Lalu mungkin Kamu berpikir bahwa Kamu telah selesai, namun sebenarnya Kamu baru saja memulai.

Membangun bisnis freelancer yang sukses adalah usaha berkelanjutan. Untuk mencapai itu semua, Kamu perlu melakukan ketujuh langkah diatas terus menerus, sesering yang Kamu butuhkan.

Nah, bagaimana dengan Kamu? Sudahkah Kamu memulai bisnis freelancer Kamu sendiri? Bagaimana Kamu melakukannya? Saya nantikan sharing-nya melalui komentar. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

1 komentar

CLOSE