3 Keuntungan dan Kerugian Menjalankan Bisnis Thai Tea

Pangsa pasar bisnis makanan dan minuman memang tidak pernah ada matinya. Hampir setiap tahun selalu muncul trend makanan dan minuman baru yang digemari oleh masyarakat. Salah satu jenis usaha minuman yang saat ini sedang booming adalah bisnis thai tea. Teh asal negeri gajah putih Thailand ini mendadak menjadi primadona masyarakat Indonesia karena cita rasanya yang khas.

Selain itu, sebenarnya masyarakat Indonesia sangat menyukai minuman dingin karena cuaca disini relatif panas. Jadi, tidaklah mengherankan apabila banyak outlet thai tea dengan berbagai brand yang sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Variasi produk thai tea yang ditawarkan oleh setiap brand tentu berbeda-beda.

Akan tetapi, secara umum ada tiga varian thai tea yang banyak ditawarkan kepada konsumen, yaitu thai milk tea, thai green tea milk, dan thai taro milk. Seperti layaknya bisnis pada umumnya, thai tea juga akan mendatangkan profit yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik. Sebaliknya, usaha minuman thai tea akan mendatangkan kerugian jika dikelola secara asal.

3 Keuntungan dan Kerugian Menjalankan Bisnis Thai Tea

Konten Artikel

BACA JUGA:  Jarang Dilakukan : 4 Ide Memulai Bisnis Pertanian

Keuntungan Bisnis Thai Tea

1. Cocok dengan cuaca di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang terletak di garis khatulistiwa sehingga memiliki iklim tropis. Dikarenakan beriklim tropis, maka Indonesia memiliki cuaca lebih panas karena terkena paparan sinar matahari sepanjang tahun. Kondisi cuaca yang seperti ini jelas merupakan pangsa pasar bagi penjual minuman dingin dan menyegarkan termasuk thai tea.

Selain karena cuacanya yang panas, sejatinya masyarakat Indonesia memang sangat menyukai jenis minuman dingin. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya penjual minuman dingin mulai dari kelas kaki lima hingga sekelas cafe. Jadi, selain cocok dengan cuaca di Indonesia, bisnis minuman thai tea juga dapat diterima oleh lidah masyarakat kita.

2. Modal minim tapi untung besar

Memulai sebuah usaha tidak melulu memerlukan modal yang besar, thai tea adalah salah satu contohnya. Umumnya, bisnis minuman thai tea ini dapat Anda rintis dengan menggunakan modal sekitar 2-3 juta rupiah. Bahkan, pengeluaran untuk modal bisa lebih ditekan apabila ada variabel yang bisa dihemat, misalnya: sewa tempat usaha.

BACA JUGA:  8 Tips Paling Efektif Untuk Memulai Bisnis Konveksi Rumahan

3. Cara pembuatan relatif mudah

Proses pembuatan thai tea berbeda dengan kopi karena tidak membutuhkan keterampilan khusus. Anda cukup mempelajari beberapa saat kemudian cobalah untuk mempraktekkannya. Selain itu, bahan baku yang diperlukan juga tidak terlalu banyak sehingga mudah untuk dibuat. Pembuatan thai tea mudah dilakukan karena sejatinya thai tea hanyalah gabungan antara teh dan susu.

Kerugian bisnis minuman thai tea

1. Omset turun saat musim hujan

Seperti halnya bisnis minuman dingin pada umumnya, penjualan thai tea juga akan mengalami penurunan omset saat musim hujan. Ini dikarenakan pada musim hujan, masyarakat cenderung mencari minuman yang menghangatkan. Jadi, apabila Anda berniat untuk menjalankan bisnis thai tea maka pertimbangkan dulu aspek ini.

2. Ketatnya persaingan

Dewasa ini, keberadaan bisnis minuman dingin memang sudah sangat menjamur. Dengan demikian, ketika Anda memutuskan untuk mulai berbisnis thai tea maka harus siap bersaing. Agar dapat bersaing terutama dengan brand yang lebih besar, maka perlu menerapkan strategi khusus. Strategi khusus yang dapat diterapkan diantaranya adalah membuat varian rasa baru.

BACA JUGA:  5 Kiat Sukses Bisnis Baju Online Impor Agar Cepat Laku

Disamping varian rasa, Anda juga dapat menerapkan strategi khusus lainnya. Diantaranya adalah memberikan promo berupa diskon pada hari-hari tertentu, menggiatkan promosi usaha melalui media sosial, melengkapi outlet dengan fasilitas wifi. Poin penting yang harus Anda pahami dalam menerapkan strategi khusus ini adalah lakukan penyesuaian dengan selera konsumen.

3. Bahan baku harus impor

Sesuai namanya thai tea ini berasal dari Thailand. Jadi, bahan baku untuk membuat teh ini juga harus diimpor dari negara asalnya. Ini dikarenakan ciri khas aroma teh Indonesia dengan Thailand itu berbeda. Misalnya salah satu produk terbaik thai tea yaitu brand Number One, bahan bakunya hanya tumbuh di pegunungan Thailand. Namun, sekarang sudah banyak importir yang mensuplainya.

Keuntungan dan kerugian merupakan dua hal yang pasti akan Anda dapatkan ketika menjalankan bisnis termasuk thai tea. Sekarang, tinggal bagaimana Anda merencanakan dan melaksanakan rencana tersebut sebaik mungkin. Tindakan ini bertujuan agar bisnis minuman thai tea yang Anda jalankan tidak mengalami kerugian melebihi jumlah modal.

Tentang penulis

Mendy Aisha Ramdhiani

Mendy Aisha Ramdhiani

Seorang blogger pemula yang masih juga terus belajar dan menempuh pendidikan formal S1 Teknik Geologi di Kota Pelajar Yogyakarta. Feel Free To Ask Me~

Tulis komentar