Kelebihan dan Kekurangan Adsense

Sebelumnya saya pernah menyampaikan 8 alasan kenapa saya menyukai Adsense.Kali ini, saya tidak hanya ingin menyampaikan tentang kelebihan-kelebihan Adsense saja, tapi juga kekurangannya. Semua di dunia ini tidak ada yang sempurna bukan?

Bagi Kamu yang masih belum mengetahui tentang Google Adsense, silakan lihat Google Adsense – Primadona Untuk Para Blogger agar Kamu memiliki gambaran yang lebih baik. Jika ingin lebih lengkap lagi, silakan kunjungi pusat bantuan Adsense.

Nah, sekarang kita kembali ke pembahasan kita kali ini, yaitu mengenai kelebihan dan kekurangan Adsense (paling tidak di mata saya).

Kelebihan:

  • Mudah untuk bergabung. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa mendaftar Adsense itu sulit, sebenarnya menurut saya tidak. Hanya saja, kebanyakan blogger tidak benar-benar mempelajari, memahami kebijakan dan ketentuan Adsense, sehingga akhirnya ditolak. Jika blog Kamu sudah memadai (terutama mengenai keaslian konten dan jumlah artikel yang cukup), maka mendaftar Adsense bisa dibilang sangat mudah. Lihat apakah blog Kamu telah memenuhi syarat Adsense?
  • Mudah untuk menerapkan kode iklan. Paling mudah adalah menggunakan widget bawaan blogger (bagi Kamu yang memakai blogspot). Tapi yang terbaik menurut saya adalah dengan menambahkan unit iklan melalui akun Adsense, copy kodenya dan paste di blog Kamu. Mudah.
  • Ini yang saya suka: gratis! Tidak dipungut biaya sepeserpun untuk menjadi publisher Adsense.
  • Adsense secara otomatis menampilkan iklan yang paling relevan (juga yang paling bernilai tinggi) dengan topik blog kita.
  • Kamu tidak perlu repot-repot memilih iklan yang berbeda untuk setiap halaman. Sekali Kamu memasang kode, sisanya Adsense yang bekerja.
  • Kamu bisa fokus untuk menulis artikel yang bagus. Adsense lah yang akan memilihkan pengiklan terbaik untuk Kamu.
  • Cocok dan mudah untuk pemula (seperti saya), karena kemudahannya.
  • Adsense menyediakan pelaporan lengkap dan sangat mudah dipahami. Terutama fitur saluran khusus untuk melacak kinerja iklan.
  • Boleh disandingkan dengan program afiliasi jika mau. Meskipun begitu, pelajari tentang kebijakan Adsense lebih lanjut jangan sampai melanggar. Terutama dalam penempatan dan desain link afiliasinya.
  • Dapat menyaring atau memblokir iklan yang tidak diinginkan untuk tampil di blog kita.
  • Sampai saat ini, Adsense tetap nomor satu dalam potensi nilai pendapatan dibandingkan program ads network lainnya.
  • Tidak perlu mendaftar lagi jika memiliki situs / blog lebih dari satu. Sekali diterima sebagai publisher kita dapat menerapkannya di situs / blog manapun yang kita miliki dengan syarat situs tersebut sesuai juga dengan kebijakan Adsense. Cukup satu akun Adsense untuk banyak blog.
  • Untuk mendapatkan uang, tidak perlu terjadi penjualan. Yang dibutuhkan hanyalah klik pada iklan yang tampil di blog kita.

Kekurangan:

  • Satu sisi pelaporan Adsense sangat simpel dan mudah dipahami, bahkan oleh pemula seperti saya sekalipun. Namun di sisi lain, pelaporan Adsense tidak cukup lengkap. Saya sangat berharap ke depan Adsense menyediakan laporan detil tentang iklan mana saja yang diklik, dan dari keyword apa klik itu berasal. Seandainya begitu, sempurna sudah.
  • Tidak bisa mengetahui iklan mana yang paling rendah nilainya. Kalau tahu, pasti saya blok saja iklan tersebut.
  • Pembayaran minimum $100. Nilai yang cukup besar, terutama bagi pemula. Bagi yang sudah berpengalaman dan cukup lama menjalankan Adsense memang itu tidak menjadi kendala besar.
  • Tidak boleh menyebar informasi pribadi. Di halaman Syarat dan Ketentuan Standar Adsense, poin 7 tertulis: Kerahasiaan. Kamu setuju untuk tidak mengungkapkan Informasi Rahasia Google tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Google.Informasi Rahasia Google” mencakup namun tidak terbatas pada: …………. (b) rasio klik-tayang atau statistik lain yang terkait dengan kinerja Properti dalam Program yang diberikan oleh Google kepada Kamu; dan ………………….Padahal sebagai publisher, kita tentunya ingin berbagi, saling tukar pengalaman dengan orang lain (termasuk untuk pamer, hehehe… ).
  • Kita tidak pernah tahu, berapa sesungguhnya porsi pendapatan kita. Adsense hanya menyebutkan pembagian hasil sebesar 68% untuk Adsense for content dan 51% untuk Adsense for search. Kita tidak pernah tahu berapa yang dibayarkan oleh Advertiser. Satu-satunya cara mengetahui berapa banyak pendapatan kita, adalah dengan mencoba dan menjalankannya.
  • Kekurangan terakhir: penghasilan saya belum mencapai $100/hari. Hehehe… Ngarep!

Itulah kelebihan dan kekurangan Google Adsense, minimal dari apa yang saya rasakan. Tapi setelah hampir 2 tahun menjalankan Adsense, saya bisa meyakinkan Kamu bahwa, kelebihan Adsense jauh lebih banyak dari kekurangannya.

Jadi tidak alasan bagi Kamu untuk tidak mencoba menjalankan program ini dengan serius.

Bagaimana menurut Kamu? Saya nantikan pengalaman Kamu bersama Adsense. Sukses untuk kita semua. Semoga bermanfaat.
Salam.
  •  
  •  
  •  
Tampilkan Komentar

54 Komentar

CLOSE